Pemkab Lamongan Tuntaskan Perbaikan 45 Ruas Jalan Lewat Program Jamula

Eko Sudjarwo - detikJatim
Rabu, 14 Okt 2026 14:45 WIB
Pak Yes saat meresmikan jalan baru di Lamongan. (Foto: Istimewa)
Lamongan -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan melalui program Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula). Hingga Selasa (13/10/2026), sebanyak 45 ruas jalan dengan total panjang 33.049 meter telah rampung diperbaiki.

Pada 2026, Pemkab Lamongan menargetkan perbaikan jalan sepanjang 41.515 meter yang tersebar di 57 ruas. Capaian tersebut menunjukkan progres perbaikan jalan di Lamongan terus berjalan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah.

Pemkab Lamongan juga menyinergikan program Jamula dengan program pemerintah pusat, seperti Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) dan Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW). Langkah ini dilakukan agar pembangunan infrastruktur lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, sinergi program pusat dan daerah diperlukan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Program-program ini harus saling mendukung dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat. Pembangunan melalui IJD dan PISEW akan kita sinergikan dengan Jamula agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat," tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes saat mendampingi kunjungan kerja dalam rangka meninjau pembangunan infrastruktur yang mendapat dukungan program pemerintah pusat anggota DPR RI Komisi V Fraksi Golkar Ali Mufthi, anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib, anggota Komisi IV DPR RI Eko Wahyudi, serta Kepala OPD terkait di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Lamongan.

Di Kecamatan Kedungpring, peninjauan dilakukan pada ruas jalan Sidomlangean-Nglebur melalui program PISEW, meliputi pembangunan sepanjang 360 meter di Sidomlangean dan 180 meter di Nglebur. Sementara itu, pada ruas Kedungbanjar-Kedungdadi, pekerjaan mencakup 271 meter di Kedungbanjar dan 150 meter di Kedungdadi.

Program PISEW merupakan program strategis pemerintah pusat yang bertujuan mendukung pembangunan infrastruktur sosial ekonomi wilayah. Keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas ekonomi dan pertanian.

Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Ali Mufthi menyampaikan bahwa program PISEW memiliki peran penting dalam mendorong kegiatan ekonomi masyarakat, terutama sektor pertanian. Infrastruktur yang memadai akan membantu memperlancar mobilitas petani dan distribusi hasil produksi.

Selain PISEW, pembangunan jalan di Lamongan juga mendapat dukungan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD). Salah satunya pada ruas Made-Plembon dengan panjang penanganan 1.900 meter. Saat ini, program tersebut berada dalam tahap lelang.

Lamongan menjadi salah satu daerah prioritas penopang lumbung pangan nasional, khususnya produksi padi. Karena itu, peningkatan kualitas jalan menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas kawasan pertanian dan distribusi hasil panen.

Ke depan, Pemkab Lamongan juga akan memperkuat pembangunan infrastruktur melalui program Lamongan Menyala dengan pemasangan ribuan titik lampu penerangan jalan. Program ini diharapkan melengkapi peningkatan infrastruktur jalan sehingga mobilitas masyarakat semakin aman dan nyaman.

Melalui sinergi pembangunan pusat dan daerah, Pemkab Lamongan terus mendorong pemerataan infrastruktur yang tidak hanya memperbaiki kondisi jalan, tetapi juga memperkuat aksesibilitas, mendukung produktivitas pertanian, dan menggerakkan perekonomian masyarakat.



Simak Video "Video: Jalan Nasional Pascabencana Sumatera Pulih 100%, Jalan Daerah 90%"

(auh/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork