Beban Kerja Tinggi, Bupati Lamongan Kaji Pembentukan Dinas Damkar

Beban Kerja Tinggi, Bupati Lamongan Kaji Pembentukan Dinas Damkar

Eko Sudjarwo - detikJatim
Selasa, 13 Okt 2026 20:45 WIB
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Foto: Deny Prastyo/detikJatim)
Lamongan -

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyiapkan insentif bagi personel pemadam kebakaran (Damkar) yang memiliki beban kerja tinggi. Pemkab Lamongan juga mengkaji pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Saat ini, Damkar Lamongan masih berstatus sebagai bidang di bawah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kajian pembentukan dinas tersendiri tengah dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari sarana dan prasarana hingga intensitas kejadian kebakaran dan penyelamatan.

"Ada kemungkinan itu (dijadikan dinas tersendiri). Sekarang masih kita kaji, kita hitung skornya terhadap sarana-prasarana yang kita miliki, kemudian kejadian yang kita himpun nanti kita hitung sehingga kebutuhan pelayanan Damkar terpenuhi," kata Yuhronur, Selasa (13/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menjelaskan, perubahan kelembagaan tersebut direncanakan menggunakan nomenklatur Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan. Hal ini sejalan dengan semakin luasnya tugas petugas Damkar yang tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai operasi penyelamatan atau rescue.

ADVERTISEMENT

Menurut Yuhronur, petugas Damkar kerap menerima laporan masyarakat yang membutuhkan bantuan di luar penanganan kebakaran. Mulai dari mengevakuasi sarang tawon, membantu melepaskan cincin yang tersangkut, hingga mengevakuasi kucing yang kesulitan turun dari tempat tinggi.

"Nanti istilahnya Damkar dan Keselamatan, jadi tidak hanya pemadam kebakaran saja. Tapi juga menyelamatkan masyarakat yang cincinnya tersangkut, evakuasi sarang tawon, kucing nyasar, sampai laporan warga kehilangan suami pun ada. Jadi nanti banyak hal yang bisa dilakukan oleh Damkar," ujarnya sembari berkelakar.

Selain mengkaji pembentukan dinas tersendiri, Pemkab Lamongan juga berupaya memberikan apresiasi kepada personel Damkar di tengah tingginya beban kerja. Salah satu opsi yang disiapkan adalah pemberian insentif khusus bagi petugas.

Pemkab Lamongan juga berencana menambah armada mobil pemadam kebakaran untuk menunjang operasional di lapangan. Pengadaan kendaraan baru ditargetkan dapat direalisasikan tahun ini atau paling lambat awal tahun depan.

Menurut Yuhronur, penambahan armada diperlukan karena jumlah kendaraan yang tersedia saat ini belum sebanding dengan banyaknya kejadian yang harus ditangani petugas.

"Tentu sebenarnya ada semacam insentif tersendiri. Di tahun ini, atau paling lambat awal tahun depan, kita siapkan mobil Damkar yang baru karena armada saat ini sangat kurang jika dibandingkan dengan jumlah kejadian. Kita berkomitmen segera menyelesaikan kajian ini," pungkasnya.

Pemkab Lamongan berharap kajian pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan dapat segera diselesaikan sehingga kebutuhan kelembagaan, sarana prasarana, dan pelayanan penyelamatan masyarakat bisa terpenuhi secara lebih optimal.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads