Heboh Semburan Air Mirip Lumpur Setinggi 3 Meter di Dupak Rukun Surabaya

Heboh Semburan Air Mirip Lumpur Setinggi 3 Meter di Dupak Rukun Surabaya

Diky Kurniawan Arief - detikJatim
Selasa, 13 Okt 2026 15:52 WIB
Semburan air mirip lumpur di kawasan Dupak Rukun, Surabaya.
Semburan air mirip lumpur di kawasan Dupak Rukun, Surabaya. (Foto: Diky Kurniawan Arief/detikJatim)
Surabay -

Semburan air disertai tanah muncul di lokasi proyek pengerjaan saluran di Jalan Dupak Rukun menghebohkan warga Surabaya. Semburan di sisi jalan dekat Tol Dupak, Surabaya-Gresik itu membuat khawatir karena cairan yang menyembur keluar tampak seperti lumpur.

Pada saat detikJatim ke lokasi kejadian, 2 orang petugas DSDABM di lokasi menyebutkan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 10.30 WIB. Namun 2 petugas itu enggan memberi keterangan mendalam soal kejadian maupun identitasnya.

Keduanya hanya menyebutkan bahwa ada 2 proyek yang sedang berlangsung di kawasan dekat tol itu. Proyek pertama adalah pengerjaan pematusan saluran air, sedangkan proyek lainnya pembangunan rumah pompa. Keduanya berada di area yang berdekatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asmat, salah satu pekerja proyek rumah pompa yang berdekatan dengan proyek pematusan DSDABM mengungkapkan bahwa proyek yang menggunakan alat berat excavator berwarna kuning merupakan pengerjaan pematusan, berbeda dengan proyek yang sedang dia kerjakan.

"Yang sebelah sana itu proyek pematusan, jadi sungainya ini dikeruk sendimentasinya, intinya biar sungainya nggak dangkal," ujar Asmat saat ditemui di lokasi pada

ADVERTISEMENT

Berkaitan dengan kejadian semburan, Asmat mengatakan pada saat awal kejadian semburan air yang berasal dari pipa yang sangat besar itu keluar sangat deras hingga warna air terlihat cokelat bercampur lumpur. Tetapi beberapa menit kemudian warna air semburan berubah menjadi bening.

"Air yang menyembur itu tingginya sampai 3 meter, jadi besar sekali, tapi lama-lama turun," ujarnya saat ditemui detikJatim di sekitar lokasi semburan, Selasa (13/10/2026).

Hingga saat ini belum bisa dipastikan apakah kedua proyek yang ada di lokasi semburan seluruhnya berada di bawah kewenangan DSDABM. Belum ada juga keterangan resmi soal penyebab pasti semburan, penanganan pipa yang terdampak, kemungkinan gangguan layanan air, maupun dampak terhadap pengerjaan proyek di lokasi itu.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads