Ada Biduan di Harlah Pengajian Gus Iqdam, Begini Kata Kemenag Blitar

Ada Biduan di Harlah Pengajian Gus Iqdam, Begini Kata Kemenag Blitar

Fima Purwanti - detikJatim
Selasa, 13 Okt 2026 14:46 WIB
Plt Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, M. Ahmad Zamroni.
Plt Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, M Ahmad Zamroni. (Foto: Fima Purwanti/detikJatim)
Blitar -

Acara peringatan Harlah majelis pengajian Sabilu Taubah milik Gus Iqdam kembali menuai kecaman warganet. Hujatan ini terutama setelah mencuatnya sebuah video menampilkan penyanyi atau biduan di acara harlah majelis pengajian itu tak sungkan bergoyang erotis.

Video dengan penyanyi di acara harlah itu viral diunggah sejumlah akun di Instagram dan TikTok. Dalam video itu, tampak penyanyi perempuan dengan balutan serba putih mulai dari kerudung, baju, hingga celana putih yang sekilas tampak sopan. Namun, penyanyi itu terlihat bergoyang saat bernyanyi dengan lagu yang kurang pantas.

Hal itu membuat warganet geram. Pasalnya, acara tersebut digelar oleh pemilik majelis pengajian tetapi justru menghadirkan penyanyi yang kurang pantas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Plt Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, M. Ahmad Zamroni mengaku belum melihat secara keseluruhan video pada acara tersebut. Namun, pihaknya menilai penampilan penyanyi tersebut kurang tepat. Sebab, acara tersebut digelar dalam rangka memperingati harlah sebuah majelis pengajian.

"Terkait potongan (video) itu, secara keseluruhan saya belum bisa melihat secara lengkap ya, tapi kalau hanya melihat potongan itu saya menilai ya di tempat itu saya menganggap kurang tepat gitu nggih," ujarnya saat ditemui detikJatim, Selasa (12/10/2026).

ADVERTISEMENT

"Mudah-mudahan nanti yang sudah bagus ini akan lebih sempurna, akan lebih semarak. Semuanya tentu belajar untuk bisa bersikap secara arif, barangkali seperti itu," kata Zamroni.

Dia juga menyebutkan masing-masing ustaz atau dai memiliki cara masin-masing dalam menyampaikan dakwah. Termasuk dengan menyesuaikan latar belakang jemaah dalam mengajak untuk berbuat yang lebih baik.

"Saya yakin beliau sudah paham tentang ini ya, sudah paham keagamaan juga, Kemudian, memang jamaahnya beliau kan macam - macam backgroundnya. Banyak kalangan, banyak latar belakang yang mendasari juga untuk mengajak kepada sesuatu yang lebih baik ini. Mungkin harus ada strategi, harus ada cara tersendiri untuk bisa sedikit demi sedikit agar jamaahnya beralih menjadi lebih baik," jelasnya.

Menurutnya, Kemenag tidak memiliki kewenangan dalam pengawasan namun sebagai fasilitator dan pendampingan pada kegaiatan yang berkaitan dengan keagamaan. Ia menyebut agar semua pihak dapat menjaga dan mempertahankan kegiatan yang sudah baik serta meminimalisir resiko negatif yang dapat meresahkan masyarakat.

"Kalau pengawasan bukan tugasnya Kementerian Agama ya, tapi kami itu fasilitator termasuk di dalamnya adalah fungsi pendampingan. Ya, yang sudah baik ini tentu kita akan bersama-sama pertahankan untuk yang lebih baik lagi, dan mari minimalisir hal-hal yang negative seperti itu," tandasnya.

Berdasarkan informasi di akun media sosial resmi mejelis milik Gus Iqdam @media_sabilutaubah, rangkaian acara harlah tersebut digelar 3-7 September 2026. Sementara acara dengan bintang tamu penyanyi itu digelar 6 September 2026.

Dalam acara itu juga turut dihadirkan penyanyi grup Wali Band yang dibuka oleh penampilan penyanyi perempuan yang viral.

detikJatim mencoba menghubungi salah satu pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilu Taubah, Ilham Burhanuddin untuk mlakukan klarifikasi. Namun, hingga berita ini diturunkan belum ada balasan dan tanggapan langsung dari pihak Sabilu Taubah maupun dari Gus Iqdam.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads