Masyarakat Jawa Timur turut mewarnai peringatan Hari Jadi Provinsi Jatim ke-81 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (12/10/2026). Warga dari berbagai daerah ikut hadir untuk menyaksikan perayaan tersebut, baik melalui perebutan tiket secara daring maupun undangan.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyediakan 1.000 undangan bagi masyarakat umum untuk dapat mengikuti Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-81 di Grahadi. Undangan tersebut didapatkan dengan cara war tiket undangan melalui sistem pendaftaran online pada tanggal 9 dan 10 Oktober 2026.
Salah satu pejuang war tiket upacara, Ahmad Zaenal (23), warga Surabaya mengatakan, dirinya memperoleh tiket melalui pendaftaran online di website. Ia mengaku senang ketika menjadi salah satu dari seribu orang yang berhasil mendapatkan undangan yang disediakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini pertama kalinya ikut buat cari experience gimana rasanya upacara di Grahadi itu," ujarnya.
Ia menjelaskan, Upacara Peringatan Hari Jadi Jawa Timur Ke-81 tahun 2026 berlangsung meriah. Salah satu yang paling ia kenang adalah sambutan hangat dari Gubernur Jawa Timur Khofifah yang tidak hanya ditujukan kepada tamu VIP saja, tetapi juga kepada masyarakat umum.
"Tadi Bu Khofifah juga nyamperin ke masyarakat umum, jadi beliau tidak hanya mementingkan tamu VIP saja," jelas Zaenal.
Pengalaman serupa juga dialami, Aldi Ali Yafi (20), anak muda yang berasal dari Kabupaten Bangkalan tersebut tidak menyia-nyiakan kesempatan yang tidak datang dua kali. Perjalanan mulai pukul 05.00 WIB dari Pulau Madura, terbayar dengan lunas ketika menyaksikan upacara hari jadi Jatim tersebut.
"Berangkatnya sendirian, memang diniatkan ke sini, setelah itu langsung balik karena ada jam kuliah nanti sore," kata Aldi.
Ia menyampaikan, ekspektasi saat berangkat sudah terbayar lunas.
"Sudah terbayar lunas ekspektasi saya. Semoga tahun depan bisa dapat tiket lagi waktu ikut war," ungkapnya.
Berbeda dengan keduanya, Yani (47), warga Sidoarjo, menghadiri upacara bersama suami dan dua anaknya. Melalui jalur undangan, Ia mengatakan, sudah sering ikut beberapa tahun sebelumnya.
"Ini tadi berangkat satu keluarga. Saya, suami dan dua anak saya. Saya sudah sering kalau ikut upacara ini," ujarnya.
Sementara itu, Birbik Arya Fairuzzamani (23), warga Gresik sekaligus Ketua BEM Universitas Negeri Surabaya ikut hadir dalam upacara lewat jalur undangan. Ia menyebut, undangan menghadiri upacara juga diberikan kepada seluruh BEM se-Surabaya.
"BEM seluruh Surabaya memang mendapatkan undangan untuk menghadiri Upacara Hari Jadi Jatim Ke-81," kata Birbiq.
Menurutnya, hal yang paling ditunggu dalam upacara adalah arahan dari Gubernur Khofifah kepada para mahasiswa dan masyarakat.
"Hal yang paling ditunggu adalah arahan dari Gubernur terkait kita sebagai mahasiswa, terkait kita sebagai masyarakat Jawa Timur harus berbuat seperti apa," katanya.
Sebagai salah satu mahasiswa asli Jawa Timur, ia berharap pemerintah Provinsi dapat mewujudkan tagline Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara.
"Semoga tagline Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara benar-benar bisa terwujud, bukan hanya tagline formalitas biasa," harap Birbik.
