Suasana duka menyelimuti kedatangan jenazah Ponco Budi Raharjo, salah satu korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo. Tangis histeris istri dan kedua anak kembar korban pecah saat peti jenazah tiba di rumah duka.
Pantauan di lokasi, peti jenazah berwarna biru yang membawa jasad Ponco tiba di rumah duka di Dusun Tegalrejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Enik Tri Widayati, istri Ponco, bersama kedua anak kembarnya, Savira Niken Raharjo (19) dan Tiara Niken Raharjo (19), tak kuasa membendung air mata. Kedatangan peti jenazah disambut pelukan erat dari kerabat di tengah suasana haru yang mendalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum tiba di kampung halaman, jenazah Ponco terlebih dahulu diterbangkan dari Banjarmasin menuju Bandara Juanda, Surabaya. Pesawat yang membawa almarhum mendarat sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah itu, jenazah melanjutkan perjalanan darat menuju Banyuwangi.
Perwakilan kerabat korban, Andik Basuki, menceritakan bahwa keluarga sempat diliputi kecemasan dan ketidakpastian selama hampir sebulan sejak insiden nahas tersebut terjadi di perairan Masalembo.
Kepastian mengenai nasib Ponco akhirnya menemui titik terang setelah tim Disaster Victim Identification (DVI) melakukan pencocokan data forensik.
"Kami dikabari dari tim DVI dan kerabat yang kebetulan ada di sana, yang aktif memantau perkembangan di crisis center," ungkap Andik saat ditemui di rumah duka.
Jenazah Ponco Korban KM Virgo Dimakamkan di Kampung Halaman Istri (Foto: Eka Rimawati/ detikjatim) |
Menurut Andik, identitas almarhum berhasil dipastikan melalui tes DNA yang diperkuat dengan pengenalan ciri khusus pada pakaian terakhir yang dikenakan korban.
"Jenazah terkonfirmasi positif melalui pencocokan DNA serta dikenali dari celana jins warna krem yang dipakai korban saat kejadian," imbuhnya.
Di tengah kesedihan mendalam, keluarga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian hingga pemulangan jenazah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Basarnas, tim DVI, dan pemerintah provinsi yang telah membantu proses pemulangan jenazah adik kami hingga tiba di Banyuwangi," tutur Andik.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya juga kami sampaikan kepada Ibu Bupati yang selama ini memberikan perhatian serta bantuan moril maupun materil, serta kepada semua pihak yang tiada henti mendoakan almarhum," tambahnya dengan suara bergetar.
Setelah disalatkan di rumah duka, jenazah Ponco langsung diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Giri Laya Abadi, Dusun Salamrejo, Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore. Lokasi pemakaman tersebut berada di kampung halaman sang istri.

