Nelayan Gresik Dapat Suntikan Rp 100 Juta untuk Perbaiki Fasilitas

Nelayan Gresik Dapat Suntikan Rp 100 Juta untuk Perbaiki Fasilitas

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Jumat, 09 Okt 2026 16:00 WIB
Cerita Nelayan Lumpur Gresik Dapat Suntikan Rp 100 Juta untuk Perbaiki Fasilitas Pesisir
Nelayan Lumpur Gresik dapat Rp 100 Juta untuk perbaiki fasilitas pesisir/Foto: Istimewa
Gresik -

Bagi nelayan di Kelurahan Lumpur, Kabupaten Gresik, bale dan dermaga bukan sekadar bangunan di tepi pesisir. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari keseharian mereka dalam menjalankan aktivitas sebagai nelayan, sekaligus ruang berkumpul dan berinteraksi dengan sesama warga.

Kondisi fasilitas yang perlu diperbaiki menjadi salah satu kebutuhan masyarakat pesisir setempat. Kini, upaya pembenahan mendapat dukungan dari PT Petrokimia Gresik. Perusahaan pupuk ini menggelontorkan Rp 100 juta untuk revitalisasi fasilitas nelayan di lima bale Kelurahan Lumpur.

"Bagi kami, fasilitas seperti bale dan dermaga itu penting karena digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Kalau kondisinya lebih baik, tentu kami bisa memanfaatkannya dengan lebih nyaman," ujar salah seorang nelayan, Jumat (9/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bantuan tersebut disalurkan melalui kegiatan Komunikasi Bersama Nelayan Lumpur (Nasi Layur) di Bale Cilik. Dana itu diperuntukkan bagi kelompok nelayan di Bale Pasusukan, Bale Purbo, Bale Wonorejo, Bale Cilik, dan Bale Gede.

ADVERTISEMENT

Revitalisasi menyasar sejumlah fasilitas pendukung aktivitas masyarakat pesisir, termasuk bale dan dermaga. Perbaikan diharapkan membantu masyarakat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk menunjang kegiatan sehari-hari.

Vice President (VP) Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik Ari Primantara mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan operasionalnya. Selama ini pihaknya selalu intens berdialog dengan warga.

"Keberadaan Petrokimia Gresik tidak dapat dipisahkan dari masyarakat di sekitar perusahaan. Karena itu, kami ingin terus hadir melalui kontribusi yang benar-benar memberikan manfaat, salah satunya dengan mendukung perbaikan fasilitas yang digunakan nelayan dalam aktivitas sehari-hari," ucap Ari.

Bagi masyarakat pesisir, dukungan terhadap fasilitas menjadi salah satu kebutuhan yang bisa dirasakan secara langsung. Selain menyalurkan bantuan, Petrokimia Gresik juga membuka ruang bagi nelayan untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi.

Ruang komunikasi tersebut difasilitasi melalui Nasi Layur. Dalam forum ini, perusahaan dan kelompok nelayan dapat bertukar informasi sekaligus membahas kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

"Melalui Nasi Layur, kami ingin membangun komunikasi yang semakin dekat dan terbuka. Bukan hanya menyampaikan informasi dari perusahaan, tetapi juga mendengar langsung masukan dan kondisi yang ditemui masyarakat di lapangan," jelas Ari.

Pertemuan itu juga diisi edukasi keselamatan oleh fungsi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Petrokimia Gresik. Materi yang diberikan mencakup langkah awal menghadapi kondisi darurat, pentingnya mengutamakan keselamatan diri, serta jalur komunikasi untuk menyampaikan informasi kepada perusahaan.

Edukasi tersebut ditujukan agar masyarakat memahami tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi darurat di sekitar kawasan operasional. Menurut Ari, keselamatan merupakan hal yang perlu dipahami bersama oleh perusahaan maupun warga yang beraktivitas di kawasan pesisir.

"Keselamatan perlu menjadi kepedulian bersama. Karena itu, masyarakat juga perlu mendapatkan informasi yang tepat mengenai langkah yang harus dilakukan apabila menghadapi kondisi tertentu. Dengan komunikasi yang baik, perusahaan dan masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan yang aman dan kondusif," katanya.

Melalui bantuan revitalisasi dan forum komunikasi tersebut, Petrokimia Gresik berharap kebutuhan masyarakat pesisir dapat terakomodasi sekaligus memperkuat hubungan dengan kelompok nelayan di Kelurahan Lumpur.

"Nelayan ini salah satu penyanggah perekonomian Gresik, utamanya di kawasan pesisir. Semoga kolaborasi ini bisa menunjang kemajuan Gresik," tukasnya.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads