Gubernur Khofifah Bangga Siswa SMK Jatim Servis 8.100 Motor Warga Gratis

Gubernur Khofifah Bangga Siswa SMK Jatim Servis 8.100 Motor Warga Gratis

Suparno - detikJatim
Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB
Gubernur Khofifah pantau servis gratis kado Hari Jadi Jatim
Gubernur Khofifah pantau servis gratis kado Hari Jadi Jatim/Foto: Suparno/detikJatim
Sidoarjo -

Sebanyak 8.100 sepeda motor mendapat layanan servis gratis yang dilakukan siswa SMK di Jawa Timur. Kegiatan tersebut digelar serentak di 350 titik yang tersebar di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Salah satu lokasi kegiatan berada di SMK Islam Krembung, Sidoarjo. Para siswa jurusan Teknik Sepeda Motor terjun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menggandeng dunia usaha dan dunia industri (DU/DI).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut meninjau pelaksanaan servis gratis tersebut. Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh SMK yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang digelar menjelang Hari Jadi ke-81 Jatim pada 12 Oktober 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Ada 8.100 sepeda motor yang kita layani secara serentak di 350 titik yang tersebar di 38 kabupaten/kota," kata Khofifah usai tinjau servis gratis di SMK Islam Krembung, Kamis (8/10/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk peringatan Hari Jadi Jatim, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa SMK untuk menunjukkan keterampilan yang telah mereka pelajari di sekolah.

Khofifah juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh SMK dan pihak industri yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan layanan yang diberikan di antaranya servis ringan dan tune up. Sejumlah sekolah juga menyediakan oli serta layanan cuci kendaraan secara gratis.

"Servis yang dilakukan antara lain servis ringan dan tune up. Kemudian ada oli gratis yang didukung sekolah-sekolah, dan beberapa juga memberikan layanan cuci kendaraan gratis," ujar Aries.

Aries menjelaskan kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan kemampuan siswa SMK kepada masyarakat. Para siswa tidak hanya belajar teori di sekolah, tetapi juga mendapatkan pengalaman menangani kendaraan secara langsung.

"Ini untuk memperkenalkan bahwa anak-anak SMK kita sudah sangat terampil. Mereka bekerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, kemudian terjun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.

Menurut Aries, pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa setelah lulus. Ada lulusan yang nantinya bekerja di bengkel, sementara sebagian lainnya memilih membuka usaha sendiri.

Masyarakat yang ingin mengetahui lokasi SMK yang memberikan layanan servis gratis dapat melihat daftar sekolah dan titik pelayanan melalui barcode yang dibagikan di media sosial.

Salah satu siswa SMK Islam Krembung, Ramang Dimas Tyar, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Siswa kelas 3 jurusan Teknik Sepeda Motor itu mengaku sudah tertarik dengan dunia otomotif sejak duduk di bangku SMP.

"Saya memang suka bongkar pasang motor sejak SMP. Jadi masuk jurusan ini atas inisiatif sendiri, bukan karena terpaksa," kata Ramang.

Ramang mengaku selama bersekolah di jurusan Teknik Sepeda Motor dirinya telah mempelajari berbagai keterampilan perawatan dan perbaikan sepeda motor.

Setelah lulus, Ramang berencana tidak melanjutkan kuliah karena kondisi ekonomi keluarganya. Ia ingin bekerja terlebih dahulu di bengkel untuk menambah pengalaman sebelum membuka usaha sendiri.

"Orang tua saya bekerja sebagai sopir. Setelah lulus saya ingin bekerja atau ikut bengkel orang lain dulu, supaya pengalaman saya bertambah dan bisa menguasai yang belum saya bisa. Kalau sudah punya modal, Insyaallah saya ingin mendirikan bengkel sendiri," pungkasnya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads