Konvoi keberhasilan Indonesia menjuarai pertama kalinya FIFA ASEAN Cup 2026 di Kota Malang berujung tragedi. Ini setelah seorang peserta konvoi tewas terlindas truk.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Eko Prasetyo mengatakan korban diketahui seorang mahasiswi bernama Alisya Citra Dewi (19) asal Kecamatan Siliragung, Banyuwangi.
Sedangkan kejadian kecelakaan terjadi pada Senin (5/10), sekitar pukul 23.50 WIB. Saat itu korban tengah konvoi dibonceng temannya, Agest Fatahillah (20) menggunakan Honda CBR 250 bernopol D-2230-ACE.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motor tersebut melaju dari arah timur menuju barat. Di tengah ramainya arus konvoi, korban tiba-tiba terjatuh ke sisi kiri sepeda motor. Nahas, saat itu juga melintas truk Toyota Dyna bernopol N 8678 KN.
"Saat bersamaan tepat di samping motor, melaju truk Toyota Dyna," kata Eko, Selasa (6/10/2026).
Akibatnya, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan tangan setelah tertabrak dan terlindas truk. Nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan tewas di lokasi.
Sementara temannya yang juga berasal dari Siliragung, Banyuwangi tidak mengalami luka. Ia hanya mengalami syok setelah melihat korban terlindas truk yang dikemudikan Irdo Candra Fernanda (25), warga Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
"Untuk pengendara sepeda motor, tidak mengalami luka-luka dan hanya syok karena korban yang diboncengnya terjatuh dan meninggal di lokasi," terang Eko.
Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Kamar Jenazah RSSA Malang. Sementara kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di kantor Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota untuk kepentingan penyelidikan.
Kecelakaan tersebut kemudian ramai dikaitkan dengan aksi freestyle atau wheelie sebelum korban terjatuh dari motor. Namun, polisi menegaskan masih menyelidikinya.
"Sementara belum ditemukan indikasi tersebut, masih dalam proses penyelidikan," tandas Eko.
