Antrean Kendaraan Pelabuhan Ketapang Surut Jadi Setengah Kilometer

Antrean Kendaraan Pelabuhan Ketapang Surut Jadi Setengah Kilometer

Eka Rimawati - detikJatim
Jumat, 02 Okt 2026 19:15 WIB
Kondisi terbaru arus kendaraan di pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi.
Kondisi terbaru arus kendaraan di pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi. (Foto: Istimewa)
Banyuwangi -

Layanan penyeberangan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk menunjukkan perkembangan positif. Pergerakan kendaraan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi pada Jumat (2/10) terpantau surut hingga tersisa antrean kurang lebih setengah kilometer saja.

Kondisi itu terjadi sejak pukul 14.00 WIB. Bukan hanya Ketapang, kondisi serupa terjadi pada arus kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk. Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menyatakan penguatan operasional terus dilakukan secara adaptif sesuai kondisi di lapangan.

Langkah penguatan itu dilakukan, kata Heru, supaya kapasitas pelayanan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pengguna jasa pelabuhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami terus memantau perkembangan arus kendaraan dan penumpang secara berkala, sekaligus menyesuaikan pola operasi kapal dengan kondisi aktual di lapangan. Perkembangan antrean yang semakin terkendali menjadi bagian dari proses pemulihan layanan yang terus kami dorong," jelas Heru dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10/2026).

Berdasarkan data operasional ASDP, tingkat pergerakan pengguna jasa di Pelabuhan Ketapang tetap tinggi dalam beberapa hari terakhir. Pada Rabu (30/9) misalnya, jumlah penumpang tercatat sebanyak 19.101 orang dengan 5.881 kendaraan yang mengalami kenaikan 4,57% dibandingkan hari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Tren mobilitas yang tinggi berlanjut pada Kamis (1/10). Jumlah penumpang yang menyeberang tercatat mencapai 19.942 orang dengan total 5.745 unit kendaraan.

Kondisi terbaru arus kendaraan di pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi.Kondisi terbaru arus kendaraan di pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

Untuk mengantisipasi lonjakan, ASDP mengerahkan 27 kapal yang beroperasi melalui sejumlah dermaga di Pelabuhan Ketapang.

Data terbaru, Dermaga MB 1 terdapat 5 kapal beroperasi, Dermaga MB 3 ada 5 kapal, Dermaga LCM ada 12 kapal, dan Dermaga MB 4 ada 5 kapal.

Selain armada reguler, ASDP memperbantukan KMP Portlink VII di Dermaga MB 4 guna menambah fleksibilitas dan kapasitas pelayanan. Pengoperasian kapal disesuaikan secara dinamis dengan kesiapan armada serta kebutuhan di lapangan.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Media Syahrianto menambahkan kelancaran penyeberangan kali ini berkat sinergi berbagai hal, mulai dari pengaturan distribusi kendaraan hingga koordinasi lintas pemangku kepentingan.

"Kami memahami bahwa kelancaran penyeberangan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat maupun distribusi logistik. Karena itu, setiap perkembangan di lapangan terus kami respons dengan pengaturan operasional yang dinamis," kata Media.

Ke depan, ASDP berkomitmen untuk terus memantau kondisi antrean di kedua sisi pelabuhan serta pergerakan kapal secara berkala. Seluruh penyesuaian operasional dipastikan tetap memprioritaskan aspek keselamatan pelayaran.



(abq/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads