Korban terakhir KM Virgo Transport 8 asal Kabupaten Blitar telah dipulangkan ke rumah duka di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, Jumat (2/10/2026). Korban tewas teridentifikasi sebagai Jarot Setiawan (51).
Jarot merupakan paman dari Saiful Anwar (42) korban selamat, berasal dari Desa Slorok, Kecamatan Garum Kabupaten Blitar.
Pantauan detikjatim, jenazah korban tiba di rumah duka sekitar pukul 11.00 WIB. Jenazah diantar dari Surabaya ke Blitar dengan Ambulance. Suasana haru menyelimuti rumah duka, sejumlah keluarga dan kerabat turut datang untuk melayat.
"Sudah selesai diidentifikasi kemarin, DNAnya cocok. Dikabari orang di Surabaya. Terus dipulangkan hari ini," kata Kakak Jarot, Gatot Sudikdo (55) kepada wartawan di lokasi.
Gatot menyebut keluarga telah mencari keberadaan Jarot sejak peristiwa KM Virgo tenggelam. Sebab, saat itu Jarot ikut dengan keponakannya yakni Saiful Anwar yang berprofesi sebagai driver ekspedisi.
Saat kejadian itu, Saiful Anwar ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara, Jarot belum ditemukan. Berlanjut dengan penemuan sejumlah korban dan dalam proses identifikasi oleh tim DVI Polri.
Hingga akhirnya, salah satu jenazah teridentifikasi sebagai Jarot Setiawan (55) warga Desa Plosorejo, Kademangan, Blitar.
"Ya kami terus mencari dan menunggu terus. Sampai dengan dikabari diidentifikasi itu," katanya.
Jarot merupakan anak ke-lima dari tujuh bersaudara. Jarot sehari-hari bekerja sebagai supir angkutan barang. Namun, baru pertama kali ikut sebagai kernet ekspedisi hingga ke luar pulau.
Gatot mengatakan Jarot meninggalkan seorang istri dan dua anaknya. Anak pertama lulus SMA dan anak kedua masih duduk di bangku kelas XIII MTs.
"Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang membantu adik kami, Jarot bisa ditemukan," terangnya.
Saiful Anwar (42) mengaku sempat melarikan diri saat kondisi kapal Virgo Transport 8 itu tenggelam. Ia dan pamannya, Jarot dalam posisi tidur. Namun, saat mendengar kegaduhan tak menemukan pamannya yang sudah lebih dulu keluar.
"Pak Jarot ikut saya baru tiga kali ini. Pas kejadian semua sedang tidur, sebelahan. Saya dengar teriakan dan bangun lihat pak lek (Jarot) sudah lari duluan. Jadi saya lari cari pelampung dan keluar lewat atap," katanya saat ditemui detikJatim usai pemakaman Jarot, Jumat (2/10/2026).
Saiful menjelaskan jenazah Jarot awalnya sudah dikenali melalui gelang, kaos dan sweater yang digunakan. Namun, keluarga tetap harus menunggu proses identifikasi DNA yang membutuhkan waktu yang cukup lama.
"Awalnya sudah dikenali dengan gelang, kaos dan sweater yang dipakai saat itu. Tapi tetap nunggu identifikasi DNA, jadi harus nunggu dulu," tandasnya.
Sebagai informasi, Jarot Setiawan merupakan korban keempat KM Virgo Transport 8 yang berasal dari Kabupaten Blitar. Korban pertama yakni Saiful Anwar (42) warga Slorok, Garum yang ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara korban kedua dan ketiga yakni, Reyner (22) dan Santoso (36). Keduanya ditemukan dalam kondisi tewas dan dimakamkan di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.
Simak Video "Video Pengendara Nekat Lintasi Jembatan Ambles di Blitar"
(auh/abq)