Rumah di Prada Permai Surabaya Ludes Terbakar, 15 Unit Damkar Dikerahkan

Rumah di Prada Permai Surabaya Ludes Terbakar, 15 Unit Damkar Dikerahkan

Nailul Hikmah - detikJatim
Jumat, 02 Okt 2026 15:36 WIB
Kebakaran Prada Permai, Kelurahan Pradahkalikendal, Kecamatan Dukuhpakis, Kota Surabaya
Kebakaran Prada Permai, Kelurahan Pradahkalikendal, Kecamatan Dukuhpakis, Kota Surabaya (Foto: Nailul Hikmah)
Surabaya -

Kebakaran terjadi di wilayah Prada Permai, Kelurahan Pradahkalikendal, Kecamatan Dukuhpakis, Kota Surabaya. Sebuah bengkel dan rumah yang masih jadi satu bangunan ludes terbakar.

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim mengatakan pihaknya mendapat laporan pada 11.35 WIB. Puluhan unit pemadam kebakaran dikerahkan.

Menurut Rokhim, setelah tiba, api yang melahap bangunan sudah membesar. Meski demikian kobaran api tidak sampai ke bangunan yang lainnya. Api kemudian baru berhasil dipadamkan satu jam setelahnya. Namun, rumah ludes terbakar dan tidak tersisa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penyebabnya belum tahu, ada laporan kita turun dan sampai ke lokasi api sudah membesar, ada 15 unit yang diturunkan ke lokasi" ujar Rokhim di lokasi, Jumat (2/10).

ADVERTISEMENT

Informasi yang dihimpun, rumah tersebut dihuni satu keluarga yang terdiri dari Suami, Istri, dan dua Anaknya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Nashir, salah satu saksi dan warga setempat mengatakan, kebakaran tersebut baru diketahui setelah anak pemilik rumah berlari keluar rumah minta tolong sambil memanggil ibunya dan berteriak minta tolong.

Menurut Nashir, saat kebakaran, di rumah diketahui hanya tinggal anaknya saja. Sebab saat itu, ibunya sedang membantu hajatan warga sedangkan ayahnya tengah menunaikan salat jumat. Lalu anak pertamanya sedang di sekolah.

Ketika kejadian berlangsung, beberapa tabung dan satu unit mobil didorong dan berhasil dikeluarkan dan diamankan oleh warga. Selain rumah yang ikut ludes terbakar, ada satu unit mobil dan satu motor ikut terbakar. Satu unit mobil yang terbakar diketahui mobil dari pelanggan korban.

Warga yang mengetahui kemudian hendak membantu memadamkan. Namun, belum sempat diatasi kobaran api sudah menyebar dengan cepat. Suara ledakan juga terdengar dari dalam rumah beberapa kali yang diduga berasal dari elpiji atau listrik.

"Saya denger suara ledakan dari rumahnya, untungnya anak tidak tidur dan keluar nyamperin ibunya," ungkap Nashir.

Nashir menduga, api cepat membesar disebabkan banyak bahan kimia karena korban memiliki bengkel di rumah. Luas rumah korban diketahui 200 m2 dan seluruh rumah habis terbakar.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads