Jatim Jadi Tuan Rumah Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah

Jatim Jadi Tuan Rumah Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah

Tim detikJatim - detikJatim
Jumat, 02 Okt 2026 13:08 WIB
Persiapan Muktamar Pemuda Muhammadiyah
Persiapan Muktamar Pemuda MuhammadiyahFoto: Istimewa
Surabaya -

Jawa Timur mulai bersiap menjadi tuan rumah Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah yang akan digelar di Surabaya pada Februari 2027. Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur menyatakan siap menyambut para utusan, pimpinan, dan kader Pemuda Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia dalam agenda permusyawaratan tersebut.

Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah dijadwalkan berlangsung pada 25-29 Sya'ban 1448 H atau bertepatan dengan 2-6 Februari 2027 di Surabaya. Persiapan menuju agenda tersebut mulai ditandai dengan berbagai rangkaian kegiatan, salah satunya momentum Resepsi Milad Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) ke-61.

Dalam momentum tersebut, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah sekaligus Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar A. Tawalla, menyampaikan sejumlah pesan mengenai arah gerak kader menjelang Muktamar XIX.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dzulfikar mengatakan, rangkaian menuju Muktamar bukan hanya berkaitan dengan agenda permusyawaratan organisasi. Menurutnya, momentum tersebut juga menjadi ruang untuk merumuskan gagasan dan arah gerak Pemuda Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan zaman.

ADVERTISEMENT

"Logo Muktamar XIX ini bukan sekadar lambang visual, melainkan representasi gagasan, arah gerak, dan komitmen Pemuda Muhammadiyah dalam menjawab tantangan zaman. Di saat yang sama, kita menyatukannya dengan Resepsi Milad KOKAM untuk menegaskan kembali posisi KOKAM sebagai pilar ketahanan, pengabdian, dan kesiapsiagaan kader di tengah masyarakat," ujar Dzulfikar.

Resepsi Milad KOKAM ke-61 sekaligus menjadi pengingat terhadap perjalanan organisasi tersebut dalam berbagai kegiatan pengabdian. KOKAM disebut memiliki rekam jejak dalam mengawal ulama, menjaga persyarikatan, hingga terlibat dalam kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana di Indonesia.

Penggabungan momentum tersebut dengan rangkaian persiapan Muktamar memperlihatkan bahwa agenda organisasi tidak hanya diarahkan pada forum permusyawaratan, tetapi juga pada penguatan peran kader di tengah masyarakat.

Jawa Timur akan menjadi lokasi perhelatan Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah. Ketua PWPM Jatim Anang Nafi'uzzaki mengatakan pihaknya merasa terhormat sekaligus bersyukur mendapat amanah sebagai tuan rumah.

Ia menyebut PWPM Jatim bersama kader di 38 kabupaten/kota siap menyambut para peserta yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.

"Atas nama Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur beserta seluruh kader di 38 Kabupaten/Kota, kami menyatakan siap menyambut dengan penuh kegembiraan dan kehangatan kehadiran para utusan, pimpinan, dan kader Pemuda Muhammadiyah dari seluruh pelosok Tanah Air," bebernya.

Anang juga menegaskan komitmen Jawa Timur untuk menyiapkan penyelenggaraan yang nyaman dan kondusif bagi seluruh peserta Muktamar.

"Kami berkomitmen untuk menjadi tuan rumah yang baik (murni dan memuliakan tamu), menghadirkan suasana permusyawaratan yang nyaman, kondusif, serta menggembirakan," imbuhnya.

Dengan pelaksanaan Muktamar di Surabaya, Jawa Timur tidak hanya menjadi lokasi pertemuan para kader Pemuda Muhammadiyah, tetapi juga menjadi tempat berlangsungnya proses permusyawaratan organisasi di tingkat nasional.

Persiapan Muktamar Pemuda MuhammadiyahLogo Muktamar Pemuda Muhammadiyah Foto: Istimewa

Filosofi Logo Muktamar

Logo Muktamar XIX yang diperkenalkan dalam rangkaian kegiatan tersebut memiliki sejumlah filosofi yang menggambarkan gagasan mengenai arah gerak generasi muda Muhammadiyah.

Elemen pertama berupa tugu. Tugu dimaknai sebagai simbol negarawan muda yang merepresentasikan keteguhan, keberanian, dan cita-cita tinggi generasi muda.

Kemudian terdapat dua tangan yang menjadi simbol upaya merawat persatuan. Tangan terbuka dimaknai sebagai gambaran sikap mengayomi, perlindungan, kolaborasi, dan ukhuwah.

Elemen berikutnya adalah sinar yang mengelilingi tugu. Sinar tersebut terdiri atas sembilan kobaran api yang menggambarkan delapan penjuru Nusantara berhimpun pada satu titik pusat yang bersatu di Surabaya.

Sementara itu, nyala api spirit tajdid dimaknai sebagai sinar yang melambangkan semangat pembaruan dan pencerahan. Filosofi tersebut menggambarkan dorongan bagi generasi muda untuk berani mengambil peran dalam menghadirkan perubahan.

Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah selanjutnya akan menjadi forum utama organisasi yang mempertemukan pimpinan dan kader dari berbagai daerah. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung selama lima hari di Surabaya, 2-6 Februari 2027.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Rombongan Kloter Pertama Haji Embarkasi Surabaya Tiba di Tanah Air"
[Gambas:Video 20detik] (irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads