Kontingen Indonesia masih berada di peringkat ke-13 klasemen medali Asian Games 2026 Aichi-Nagoya hingga Jumat (2/10/2026). Tim Merah Putih telah mengoleksi 5 medali emas, 8 perak, dan 21 perunggu atau total 34 medali.
Posisi Indonesia tersebut tidak berubah setelah pada Kamis (1/10), Merah Putih menambah satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Tambahan emas diraih Nurisa Dian Ashrifah dari nomor compound individual putri cabang olahraga panahan.
China masih memimpin klasemen dengan 154 emas, 71 perak, dan 63 perunggu atau total 288 medali. Jepang berada di posisi kedua dengan 59 emas, 79 perak, dan 79 perunggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korea Selatan menempati posisi ketiga dengan 30 emas, 30 perak, dan 53 perunggu. Sementara itu, Thailand menjadi negara Asia Tenggara dengan posisi tertinggi dalam klasemen, yakni peringkat keenam dengan 12 emas, 11 perak, dan 15 perunggu.
Indonesia mengumpulkan lima emas sepanjang Asian Games 2026. Tambahan emas terbaru disumbangkan Nurisa Dian Ashrifah setelah meraih juara pada nomor compound individual putri cabang panahan pada Kamis (1/10).
Selain emas, Indonesia juga menambah medali perak dari cabang olahraga esports. Timnas Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia harus puas membawa pulang perak setelah kalah dari Myanmar pada babak grand final dengan skor 0-4.
Perjalanan Indonesia menuju final diawali dengan kemenangan atas Filipina pada babak perempat final. Tim Merah Putih kemudian mengalahkan Mongolia dengan skor 2-0 di semifinal sebelum akhirnya menghadapi Myanmar di partai puncak.
Sementara itu, medali perunggu Indonesia bertambah dari nomor 25 meter team rapid fire pistol cabang olahraga menembak. Medali tersebut diraih Muhammad Fawwaz Aditia Farrel, Dewa Putu Yadi Suteja, dan Aris Febrianto.
Indonesia masih berpeluang menambah medali dari cabang olahraga sepak takraw. Nomor quadrant putra dan putri telah menembus semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (3/10).
Berikut klasemen medali Asian Games 2026 per Jumat (2/10/2026):
1. China - 154 emas, 71 perak, 63 perunggu (288 medali)
2. Jepang - 59 emas, 79 perak, 79 perunggu (217 medali)
3. Korea Selatan - 30 emas, 30 perak, 53 perunggu (113 medali)
4. Uzbekistan - 16 emas, 21 perak, 19 perunggu (56 medali)
5. Iran - 12 emas, 17 perak, 13 perunggu (42 medali)
6. Thailand - 12 emas, 11 perak, 15 perunggu (38 medali)
7. Bahrain - 11 emas, 5 perak, 5 perunggu (21 medali)
8. India - 10 emas, 22 perak, 32 perunggu (64 medali)
9. Kazakhstan - 9 emas, 19 perak, 36 perunggu (64 medali)
10. Korea Utara - 7 emas, 8 perak, 9 perunggu (24 medali)
11. Malaysia - 6 emas, 5 perak, 13 perunggu (24 medali)
12. Hong Kong - 5 emas, 14 perak, 19 perunggu (38 medali)
13. Indonesia - 5 emas, 8 perak, 21 perunggu (34 medali).
(irb/hil)
