Demo Truk di Pertamina Jagir Bikin Penghuni Apartemen Memutar

Demo Truk di Pertamina Jagir Bikin Penghuni Apartemen Memutar

Aprilia Devi - detikJatim
Kamis, 01 Okt 2026 13:35 WIB
Apartemen Klaska Residence di Jalan Jagir Wonokromo.
Apartemen Klaska Residence di Jalan Jagir Wonokromo. (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)
Surabaya -

Demo sopir truk Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) di depan Kantor Pertamina MOR V Jawa Timur berdampak terhadap penghuni apartemen hingga driver online di sekitar Jalan Jagir Wonokromo, Surabaya. Mereka harus memutar karena akses Jalan Jagir Wonokromo terdampak aksi.

Salah satunya dirasakan penghuni Apartemen Klaska Residence, Lita (27). Puluhan truk masih terparkir di depan area apartemen.

Lita mengatakan biasanya dia bisa langsung melintas dari arah Jalan Darmo menuju kawasan apartemen melalui Jalan Jagir Wonokromo. Namun sejak ada aksi, dia harus mencari jalur lain melalui Jalan Panjang Jiwo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dari Darmo biasanya langsung lewat Jagir. Sekarang harus muter," kata Lita kepada detikJatim, Kamis (1/10/2026).

Menurut Lita, dampak juga dirasakan saat menggunakan ojek online. Dia mengaku semalam harus berjalan kaki sekitar 600 meter ke Jalan Panjang Jiwo untuk dijemput pengemudi ojol.

ADVERTISEMENT

"Semalam pesan Gojek harus jalan kaki 600 meter ke arah Jalan Panjang Jiwo," ujarnya.

Lita mengatakan tarif perjalanan ojol tetap sama meski pengemudi harus memutar. Kondisi itu membuat sejumlah pesanannya bahkan dibatalkan berkali-kali.

Tak hanya akses, suara dari lokasi demo juga terdengar hingga ke dalam apartemen. Lita yang tinggal di lantai 25 mengaku terganggu dengan suara kencang dari lokasi aksi.

"Suaranya masuk ke kamar di lantai 25. Saya bisa dengar mereka ngomong lewat sound. Sejak tadi pagi juga nyala musik," tuturnya.

Sementara itu, Danru Security Klaska Residence, Kusno Adi mengatakan dampak demo sejauh ini dirasakan pada aktivitas lalu lintas di sekitar.

"Sementara untuk dampak demo sih hanya mengganggu aktivitas jalan saja yang menggunakan satu jalan, Jalan Panjang Jiwo," bebernya.

Kusno menjelaskan penghuni masih bisa keluar-masuk apartemen. Namun aksesnya harus memutar.

"Termasuk ojek-ojek online itu penjemputan saja yang sulit untuk masuk area Klaska karena harus muter area Panjang Jiwo," ujarnya.

Pihak manajemen juga telah menginformasikan kondisi tersebut kepada para penghuni melalui WhatsApp dan broadcast.

"Dari pihak manajemen sudah menginformasikan ke setiap penghuni melalui WA ataupun broadcast terkait masalah ada demo di area Pertamina, mungkin agak terganggu saat perjalanan," jelasnya.

Untuk mengantisipasi dampak terhadap akses penghuni, petugas keamanan yang berjaga di dalam apartemen juga ditarik untuk membantu pengamanan di area depan.

"Untuk security yang bertugas di dalam, kami tarik perbantuan di area depan untuk mengarahkan penghuni," ungkap Kusno.

Sementara itu, dampak serupa dirasakan driver online di kawasan tersebut. Arif (40), driver online yang mendapat order untuk mengantarkan obat mengatakan dirinya harus memutar akibat akses Jalan Jagir Wonokromo yang terdampak aksi. Dia pun berharap demo segera selesai.

"Harapannya ya cepat-cepat selesai biar nggak harus muter, karena ongkosnya sama. Ini tadi saya dapat order buat nganterin obat," kata Arif.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads