Waktu tempuh perjalanan di kawasan timur Jawa Timur kini makin singkat. Pengoperasian Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending-Paiton sepanjang 23,515 kilometer secara resmi mulai Rabu (30/9/2026) pukul 10.00 WIB diproyeksikan memangkas waktu perjalanan Probolinggo-Besuki 45 menit lebih cepat.
Jika sebelumnya perjalanan dari Probolinggo menuju Besuki membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan melalui jalan arteri, kini pengendara diproyeksikan hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam 15 menit melalui ruas tol baru itu.
Efisiensi waktu tempuh ini dipastikan bakal makin signifikan saat seluruh jaringan Tol Prosiwangi beroperasi penuh. Perjalanan dari Probolinggo menuju Banyuwangi yang biasanya memakan waktu antara 5 hingga 6 jam diproyeksikan bisa dipangkas menjadi sekitar 3 jam saja.
Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), Adi Prasetyanto menjelaskan bahwa selain memangkas waktu perjalanan, segmen Gending-Paiton juga dioperasikan tanpa tarif alias gratis selama 14 hari ke depan sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat.
"Kami mengajak masyarakat untuk menikmati akses baru ini sekaligus mengenali jalur dan fasilitas yang tersedia, dengan tetap memperhatikan rambu-rambu dan ketentuan yang berlaku, termasuk memastikan kesiapan kartu uang elektronik selama melakukan perjalanan," ujar Adi, Rabu (30/9/2026).
Akses Cepat Menuju Jalur Wisata Probolinggo dan Situbondo
Singkatnya waktu tempuh ini sekaligus mempercepat akses wisatawan menuju berbagai destinasi unggulan di Probolinggo dan Situbondo. Melalui Simpang Susun (SS) Paiton, pengendara dapat memotong waktu perjalanan menuju destinasi pesisir seperti Pantai Duta, Pantai Bohay, Utama Raya Resort, hingga Pantai Tampora.
Sementara pengendara yang keluar melalui SS Kraksaan bisa menjangkau objek wisata kawasan Probolinggo seperti Ranu Agung, Ranu Segaran, Songa Rafting, dan Bremi Eco Park secara lebih cepat dan efisien.
Meski berstatus gratis untuk rute Gerbang Tol (GT) Kraksaan menuju GT Paiton maupun sebaliknya (tarif Rp0), pengguna jalan tetap diwajibkan melakukan tapping uang elektronik di gardu tol.
Sementara bagi pengguna yang melintas dari arah Surabaya atau Malang melalui GT Gending, tarif Jalan Tol Trans Jawa tetap dikenakan hingga GT Gending pada ruas Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo.
Ruas Gending-Paiton dilengkapi 2 gerbang tol (GT Kraksaan dan GT Paiton) dengan masing-masing 6 gardu transaksi. Untuk menjamin kenyamanan perjalanan yang lebih cepat dan aman, pihak Jasa Marga telah menyiapkan armada pengamanan lengkap mulai dari ambulans, kendaraan derek, patroli, rescue, hingga mobile reader.
Pengoperasian tol yang telah mengantongi Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) predikat bintang empat dari Kementerian Pekerjaan Umum ini diharapkan terus mempermudah mobilitas masyarakat.
"Kehadiran Jalan Tol Prosiwangi diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan di Jawa Timur. Selain memberikan alternatif perjalanan yang lebih efisien, pengembangan jaringan ini juga akan membuka akses yang lebih luas menuju berbagai destinasi wisata dan kawasan strategis, termasuk Banyuwangi dan Pelabuhan Ketapang sebagai salah satu simpul konektivitas menuju Pulau Bali," pungkas Adi.
Simak Video "Video: Aksi Pro-MBG di Probolinggo, Wali Kota Turut Tandatangan Dukungan"
(hil/dpe)