Gerbang UINSA Akhirnya Dibuka Usai Disegel Mahasiswa

Gerbang UINSA Akhirnya Dibuka Usai Disegel Mahasiswa

Diky Kurniawan Arief - detikJatim
Senin, 28 Sep 2026 09:53 WIB
Gerbang depan UINSA sudah dibuka usai disegel mahasiswa
Foto: Diky Kurniawan Arief/detikJatim
Surabaya -

Akses masuk kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya mulai dibuka untuk mahasiswa pada Selasa (22/9/2026) pagi. Kondisi tersebut membuat kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung secara luring setelah sebelumnya aktivitas perkuliahan terdampak penyegelan gerbang kampus oleh DEMA Uinsa.

Seorang dosen IBA (Intensif Bahasa Arab), Hilda yang mengajar pada pagi hari mengatakan, ia telah menerima pemberitahuan mengenai kembalinya perkuliahan secara luring. Menurutnya, pemberitahuan tersebut disampaikan melalui nota dinas yang dikeluarkan pihak fakultas.

"Ada, ada surat pemberitahuan jika perkuliahan kembali seperti semula," kata Hilda saat ditemui di lingkungan kampus UINSA, Selasa (22/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kembalinya perkuliahan secara luring juga terlihat dari jumlah mahasiswa yang telah kembali datang ke kampus pada pagi hari. Pengajar tersebut menyebut mahasiswa yang mengikuti kegiatan perkuliahan sudah cukup banyak.

ADVERTISEMENT

"Sudah banyak yang masuk, tadi waktu saya mengajar juga lumayan banyak mahasiswanya," singkat Dosen Fakultas Syariah Dan Hukum tersebut.

Meski aktivitas akademik telah kembali berjalan, tidak seluruh akses gerbang kampus telah dibuka. Berdasarkan pantauan di lokasi, salah satu pintu masih dalam kondisi disegel sehingga mahasiswa menggunakan akses gerbang keluar untuk keluar-masuk kampus.

"Cuma ya, itu bisa dilihat kan gerbang untuk masuk masih ditutup dan masih ada spanduk. Jadi pintu masuknya lewat pintu keluarnya," ujarnya.

Namun, pintu masuk gedung rektorat UINSA masih terlihat ada banyak spanduk, garis barikade kuning hitam, dan tenda mahasiswa yang belum dibongkar. Namun, mahasiswa S2 pascasarjana dan para dosen masih bisa masuk ke gedung rektorat.

Wakil Presiden DEMA Uinsa Fadlurrahman Fazle mengatakan, setelah Dema UINSA menggelar konsolidasi yang dilaksanakan pada 27 September 2026, Dema UINSA menyatakan, mereka membuka segel akses kampus demi keberlangsungan kegiatan akademik.

"Ya, benar, gedung rektorat akan tetap disegel hingga rektor definitif, namun perkuliahan akan tetap berjalan sebagaimana mestinya," kata Ale sapaan akrabnya kepada detikJatim.

Namun, DEMA UINSA akan tetap mengikuti perkembangan dari Kemenag buntut kasus Rektor Muzakki, dan akan tetap mengawal tuntutan tuntutan yang belum terpenuhi, hingga tuntutan 1+7 tuntas.



(abq/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads