Mahmud Sahudi (43), warga Jember yang menjadi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, akhirnya dipulangkan. Jenazah pria yang bekerja sebagai kernet truk ekspedisi tersebut berhasil diidentifikasi dan langsung dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan.
Warga Dusun Krajan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember, tersebut teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan pada Jumat (25/9).
"Korban saudara Mahmud Sahudi, laki-laki, 43 tahun, berasal dari Dusun Krajan RT 02/RW 15, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, berhasil diidentifikasi oleh tim DVI Polda Kalimantan Selatan," kata Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo, Sabtu (26/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edy menjelaskan identifikasi korban dilakukan melalui pemeriksaan primer gigi. Hasil pemeriksaan tersebut semakin kuat setelah dicocokkan dengan data sekunder berupa ciri medis dan properti pakaian korban.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata ciri medis dan properti pakaiannya semakin kuat kecocokannya," ujarnya.
Koordinator Pos SAR Jember, S. Jefriyanzah Putra Pratama, menambahkan proses pencocokan data ante mortem dari keluarga dan post mortem jenazah berjalan sangat akurat.
"Berawal dari hasil uji forensik dari pihak DVI Polda dan hasil kecocokan ante mortem. Pakaian yang ditemukan berupa pakaian warna gelap dan celana juga warna gelap, kemudian diakui langsung oleh pihak keluarga," ungkapnya.
Usai berhasil diidentifikasi di RS Bhayangkara Banjarmasin, jenazah Mahmud langsung dipulangkan ke kampung halamannya di Jember dengan pengawalan tim gabungan.
"Tadi sekitar pukul 11.00 WIB, jenazah korban sudah sampai di rumah duka. Jenazah langsung dimakamkan pihak keluarga. Tadi dibantu BPBD Provinsi Jatim, jenazah dijemput dari Bandara Juanda dan langsung dibawa ke Jember," paparnya
