Dua warga tunarungu rutin mengatur arus lalu lintas di simpang tiga Jembatan Pasar Blumbungan, Pamekasan. Dengan peluit dan isyarat tangan, keduanya membantu pengendara melintas bergantian di tengah padatnya kendaraan.
Peluit terdengar bersahutan dengan suara kendaraan yang melintas. Keduanya berdiri di tengah simpang dan mengarahkan kendaraan dari berbagai arah agar tidak saling berpapasan.
Keterbatasan dalam mendengar tak menghalangi keduanya untuk membantu mengatur lalu lintas. Mereka bergantian berada di lokasi tersebut sejak pagi hingga malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simpang tiga Jembatan Pasar Blumbungan memang menjadi salah satu titik padatnya aktivitas warga. Keberadaan pasar membuat arus kendaraan cukup ramai, terutama pada waktu-waktu tertentu.
Dengan gerakan tangan dan peluit, keduanya membantu mengurai kepadatan. Sesekali, pengendara mobil maupun sepeda motor memberikan uang kepada mereka sebagai bentuk apresiasi.
Namun, pemberian tersebut bukan sesuatu yang mereka minta. Keduanya tetap membantu secara sukarela tanpa mematok imbalan.
Mereka bukan petugas lalu lintas. Keduanya juga tidak mengenakan seragam atau dilengkapi fasilitas seperti petugas yang bertugas di lapangan. Aktivitas tersebut dilakukan atas kepedulian mereka terhadap kelancaran arus kendaraan.
Rutinitas itu sudah menjadi bagian dari keseharian keduanya. Saat salah seorang tidak berada di lokasi, warga tunarungu lainnya akan melanjutkan membantu mengatur lalu lintas.
Aktivitas keduanya juga mendapat perhatian dari Polres Pamekasan. Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat menyampaikan terima kasih atas bantuan mereka dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas.
"Nanti akan saya sampaikan ke Kasat lantas," terang Wahyu saat dihubungi detikJatim, Rabu (22/9/2026).
Sehari setelahnya, perhatian kembali diberikan kepada kedua relawan tersebut. Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat melalui Kasat Lantas memberikan bantuan sembako sebagai bentuk apresiasi.
"Ini masih bagian rangkaian HUT lalulintas jadi kami juga ikut peduli terhadap relawan yang telah semangat membantu melancarkan arus lalu lintas, sebagai apresiasi kami juga bantu mereka sembako," terang Wahyu.
Kehadiran dua warga tunarungu tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat membantu kelancaran lalu lintas di kawasan Pasar Blumbungan. Setiap hari, mereka tetap berada di simpang tersebut dan membantu kendaraan melintas secara bergantian.
