Isak Tangis Warnai Pemakaman Korban KM Virgo di Lamongan

Isak Tangis Warnai Pemakaman Korban KM Virgo di Lamongan

Eko Sudjarwo - detikJatim
Rabu, 23 Sep 2026 16:30 WIB
Pemakaman korban KM Virgo di Lamongan
Pemakaman korban tewas KM Virgo di Lamongan/Foto: Eko Sudjarwo/detikJatim
Lamongan -

Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman Jumbrik (25), salah satu korban insiden KM Virgo Transport yang terbalik di perairan Masalembo. Tangis histeris keluarga pecah saat jenazah korban tiba di rumah duka hingga diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Pantauan di lokasi, mobil ambulans tiba di rumah duka dengan dikawal petugas. Begitu peti jenazah diturunkan dan dibawa masuk ke rumah, isak tangis dari pihak keluarga dan kerabat tak lagi terbendung.

Sejumlah kerabat dan warga sekitar berusaha menguatkan dan merangkul sang ibu yang terus meratapi kepergian korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai disemayamkan sejenak di rumah duka yang ada di Perumahan Made Great Residence, Kecamatan Lamongan, jenazah kemudian disalatkan di masjid Darush Shofa perumahan setempat sebelum dibawa menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang ada di Dusun Sawu, Desa Sumberejo, Kecamatan Lamongan.

Sejumlah karangan bunga ucapan duka cita juga nampak berada di halaman rumah duka sebagai bentuk simpati atas musibah ini. Di area pemakaman, puluhan pelayat berkumpul mengelilingi liang lahad untuk memberikan penghormatan terakhir dalam prosesi pemakaman yang berlangsung khidmat.

ADVERTISEMENT

Salah seorang tetangga korban, Hanif mengatakan, semasa hidup almarhum berbaur dengan baik di masyarakat. Almarhum, kata Hanif, ikut kegiatan-kegiatan warga dan juga ikut kegiatan keagamaan di Masjid Darush Shofa.

"Almarhum Pak Jumbrik ketika di perumahan pas waktu tidak tugas bekerja di kapal laut berbaur dengan masyarakat baik, ikut kegiatan-kegiatan warga dan juga ikut kegiatan keagamaan di Masjid Darush Shofa. Bantu sodakoh masjid dan ikut kurban Idul Adha. Almarhum semasa hidupnya berbaur dengan masyarakat ketika tinggal di perumahan," kata Hanif.

Sementara, Kepala Desa Made, Kecamatan Lamongan, Eko Widianto membenarkan warganya menjadi salah satu korban.

"Memang benar mas, itu warga kami saat ini proses pulang ke rumah dan dilakukan pemakaman," ucapnya.



(hil/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads