Identitas Korban Tewas Kebakaran Toko Kelontong di Kota Malang

Identitas Korban Tewas Kebakaran Toko Kelontong di Kota Malang

Muhammad Aminudin - detikJatim
Selasa, 22 Sep 2026 15:20 WIB
Toko kelontong di Jalan Galunggung, Kota Malang ludes terbakar tewaskan satu orang yang terjebak dalam kamar mandi
Toko kelontong di Jalan Galunggung, Kota Malang ludes terbakar tewaskan satu orang yang terjebak dalam kamar mandi (Foto: Dok. Istimewa)
Malang -

Toko kelontong Madura yang berada di Jalan Galunggung, Kota Malang terbakar hebat. Akibatnya satu orang dilaporkan meninggal dunia dan seorang lainnya mengalami luka bakar serius.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan mengatakan korban tewas diidentifikasi bernama Habibie asal Probolinggo. Sedangkan korban yang mengalami luka bernama Tabroni asal Sumenep.

"Luka tubuhnya 70 persen. Saat ini dalam perawatan di RSSA," ujar Pandu dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pandu menuturkan, korban Tabroni mengalami luka bakar karena hendak menyelamatkan korban Habibi yang terjebak. Karena api yang membesar, Tabroni kemudian meminta tolong ke penjaga penginapan RedDoors yang berada berdampingan.

ADVERTISEMENT

"Saksi yang diminta tolong tidak berani masuk karena api sudah besar. Mereka akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran," ujar Pandu.

Sedangkan untuk penyebab kebakaran, Pandu menyebut diduga berasa dari kompor meledak. Sebab saat itu diduga korban Habibi tengah memasak mi instan di dapur lantai 2.

Ledakan yang memicu kobaran api ini kemudian membuat korban Habibi berlari ke dalam kamar mandi dann berlindung di bak. Nahas, ia malah terjebak oleh kepulan asap dan meninggal dunia.

Sebelumnya, sebuah toko kelontong di Jalan Galunggung, Kota Malang ludes terbakar pada Selasa (22/9/2026) pagi. Insiden ini mengakibatkan satu orang tewas dan satu orang lainnya mengalami luka bakar.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan mengatakan kebakaran diduga terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Pihaknya kemudian berhasil memadamkan api pada pukul 10.45 WIB setelah 15 tim gabungan diterjunkan ke lokasi kejadian.

Korban meninggal ditemukan di dalam bak mandi di lantai dua bangunan. Identitas korban tewas belum diketahui, namun diketahui ia sedang beristirahat setelah menjalani sif jaga malam sebelum api membesar.

"Mungkin yang bersangkutan mencari perlindungan di bak mandi, namun itu adalah langkah yang keliru karena tidak didapati jalur evakuasi di situ. Sehingga korban terjebak dalam kepulan asap yang membuat sesak napas," ujar Pandu, Selasa (22/9/2026).



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads