Rentetan kecelakaan terjadi di Pasuruan selama 24 jam menyebabkan tujuh orang tewas dan 10 orang mengalami luka. Peristiwa kecelakaan terjadi di sejumlah wilayah, diantaranya Sukorejo, Tutur, Purwosari dan Gempol.
"Sebanyak tujuh orang meninggal dan 10 luka dalam beberapa kejadian kecelakaan di sejumlah titik sejak Minggu (20/9/2026), sekitar pukul 23.21 WIB hingga Senin (21/9) pukul 12.00 WIB," kata Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno, Selasa (22/9/2026).
Joko menjelaskan, pada Minggu (20/9) malam, kecelakaan terjadi di jalur Surabaya-Malang, Desa Lemahbang, Sukorejo. Pengendara motor tewas setelah ditabrak mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil Toyota Avanza nopol S 1056 QD, yang dikemudikan Farih Ihwan (38) warga Desa Plososari, Puri, Mojokerto, melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di lokasi, menabrak motor Yamaha X Ride bernopol N 3230 TCY yang dikendarai Suyanto (61) warga Desa Cendono, Purwosari, Pasuruan, dari arah belakang.
"Mobilnya tabrak belakang motor, kedua kendaraannya berjalan searah. Untuk pengendara motornya meninggal dunia di lokasi kejadian," kata terang Joko.
Pada Senin pagi, terjadi kecelakaan tunggal di Desa Pacut, Tutur, menyebabkan seorang pemotor pelajar tewas. Berselang beberapa jam, dua motor bertabrakan di jalur Surabaya-Malang, wilayah Purwosari depan Indolakto Pasuruan, menyebabkan salah satu pengendara motor tewas.
Tidak berselang lama, kecelakaan terjadi juga di jalur Surabaya-Malang, tepatnya Desa Suwayuwo, Sukorejo. Satu pengendara motor tewas dalam peristiwa ini.
Kecelakaan terparah terjadi di Desa Kepulungan, Gempol, yang juga termasuk jalur Surabaya-Malang, pukul 11.20 WIB. Kecelakaan di lokasi ini menyebabkan 3 orang sekeluarga pengendara motor tewas.
Kecelakaan maut di Kepulungan ini melibatkan motor Yamaha NMax bernopol S 5834 JCU, yang dikendarai korban. Peristiwanya bermula saat korban yang mengendarai motor awalnya berjalan dari arah utara ke selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, korban mendahului kendaraan di depannya dari tengah-tengah.
"Di saat itu motor korban menabrak bemper belakang truk tangki air hingga terjatuh ke kanan dan terlindas roda belakang kiri dump truk tronton yang sama-sama berjalan dari arah utara ke selatan atau searah," terang Joko.
Akibat terlindas truk, pengendara motor dan dua penumpangnya tewas seketika di lokasi. Kondisi mereka mengenaskan.
"Baik truk tangki air maupun dump truk yang menabrak korban sama-sama melarikan diri," terang Joko.
Ketiga korban tewas satu keluarga asal Kelurahan Mangunharjo, Mayangan, Kota Probolinggo. Mereka yakni Boy Adam (28), pengendara motor; serta penumpang Putri Nuraini (26) dan anaknya Ghazzal Thabrani Hafizhan (3).
Selain beberapa kejadian di atas, beberapa kecelakaan terjadi di titik lain lada hari yang sama. Kecelakaan tersebut menyebabkan korban luka.
