Stok Darah PMI Lamongan Aman, Golongan O Tembus 340 Kantong

Stok Darah PMI Lamongan Aman, Golongan O Tembus 340 Kantong

Eko Sudjarwo - detikJatim
Senin, 21 Sep 2026 20:15 WIB
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memberikan sertifikat donor darah kepada masyarakat.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memberikan sertifikat donor darah kepada masyarakat. (Foto: Istimewa)
Lamongan -

Persediaan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Lamongan dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung kebutuhan pelayanan transfusi darah bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua PMI Lamongan Agus Suyanto saat melaporkan kondisi persediaan darah kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam Apel Peringatan HUT ke-81 PMI di Halaman Kantor PMI Lamongan, Senin (21/9/2026).

Agus mengatakan, PMI Lamongan terus berupaya menjaga kestabilan stok darah melalui kegiatan donor darah. Hingga September 2026, PMI Lamongan telah memperoleh sekitar 13.146 kantong darah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Stok darah pada hari ini, golongan darah A ada 195 kantong, golongan B ada 278 kantong, golongan O ada 340 kantong, golongan AB ada 14 kantong. Perolehan darah hingga September 2026 ini kurang lebih 13.146 kantong," kata Agus dalam laporannya.

ADVERTISEMENT

Dengan kondisi tersebut, PMI Lamongan memastikan ketersediaan darah masih mencukupi untuk mendukung pelayanan transfusi bagi masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi berharap PMI terus memperkuat pelayanan donor darah sekaligus menjaga ketersediaan darah agar tetap aman dan memadai. Menurutnya, kesiapan stok darah penting agar kebutuhan masyarakat dapat dilayani dengan cepat ketika sewaktu-waktu diperlukan.

"Saya tegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk terus mendukung PMI baik dalam penguatan kelembagaan, kesiapsiagaan bencana, pelayanan kemanusiaan, maupun peningkatan kapasitas para relawan," ujar Yuhronur.

Dia juga meminta sinergi antara PMI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait terus diperkuat. Hal itu dinilai penting agar PMI dapat bergerak cepat ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

"Saya berharap sinergi PMI dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus diperkuat. Kita ingin ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, PMI siap bergerak dengan cepat," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yuhronur juga menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) relawan PMI serta penghargaan kepada para pendonor darah sukarela.

Penghargaan diberikan kepada empat pendonor yang telah melakukan donor darah sebanyak 100 kali, lima orang sebanyak 75 kali, 29 orang sebanyak 50 kali, 118 orang sebanyak 25 kali, dan 544 orang yang telah mendonorkan darah sebanyak 10 kali.

Pemkab Lamongan berharap semangat donor darah dan kerja kemanusiaan tersebut terus tumbuh di tengah masyarakat. PMI Lamongan pun didorong untuk mempertahankan ketersediaan darah sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads