Komitmen mendorong pelestarian seni dan budaya lokal terus direalisasikan PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini menyalurkan bantuan fasilitas berupa seperangkat sound system kepada Sanggar Tari Rasendrya di Dusun Ringinsari, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.
Bantuan diserahkan melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) guna menunjang aktivitas latihan anak-anak di sanggar tersebut.
Pendiri sekaligus pelatih Sanggar Tari Rasendrya, Rizka Widyana Kartika (29), menyambut baik dukungan sarana dari pelaku investasi di Banyuwangi tersebut. Selama setahun berdiri, ia memanfaatkan kediamannya sebagai tempat berlatih tari tradisional maupun modern bagi generasi muda sekitar dengan fasilitas yang terbatas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akan mendampingi anak-anak dan akan terus memupuk mental juara, kepercayaan diri, dan keberanian mereka hingga menjadi individu yang mampu berkompetisi secara sehat," kata Rizka, Jumat (18/9/2026).
Rizka berharap dukungan sarana ini dapat berlanjut ke pemenuhan kebutuhan pendukung pementasan lainnya, seperti kostum dan riasan pentas agar tidak membebani orang tua anak didik.
"Kami sangat senang atas bantuan paket sound system ini sebagai media belajar anak-anak. Ke depannya kami berharap bisa mendapat bantuan kostum tari agar orang tua tidak lagi mengeluarkan biaya pribadi saat pentas," tuturnya.
Salah satu anak didik sanggar, Aqila, mengaku makin bersemangat menjalani latihan dengan adanya fasilitas audio baru tersebut. "Sangat membantu saat berlatih, latihannya sekarang tambah ber-power," ujar Aqila.
Sementara itu, Community Development Officer PT BSI Bahtiar Majid menjelaskan, penyerahan bantuan fasilitas kesenian ini merupakan bagian dari kewajiban pelaksanaan program PPM sektor pelestarian seni dan budaya.
"Dengan adanya kontribusi PT BSI kepada Sanggar Tari Rasendrya, semoga generasi muda dalam melestarikan budaya lokal Banyuwangi tidak sampai punah dan terus semangat mendedikasikan dirinya kepada masyarakat," pungkas Majid.
