Kebakaran hutan Gunung Lawu yang sempat menghanguskan 17 hektar lahan di wilayah Magetan kini meluas ke wilayah Ngawi. Di area Ngawi, luas hutan yang terbakar dilaporkan telah mencapai lebih dari 12 hektar.
Wakil Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu DS, Hermawan, menyampaikan bahwa titik kebakaran di wilayah Ngawi berada di Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo. Sementara itu, titik api yang berada di wilayah Magetan dipastikan sudah sepenuhnya padam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami siaga di pos Ngrayudan, Jogorogo, Ngawi," ujar Hermawan saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (18/9/2026).
Hermawan menjelaskan, tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, serta para relawan terus melakukan pemadaman sekaligus pembuatan sekat bakar (ilaran) untuk mengantisipasi penyebaran api agar tidak semakin meluas.
"Kita bersama tim TNI-Polri dan juga relawan terus buat ilaran agar api tidak merembet lebih luas," jelas Hermawan.
Lokasi kebakaran hutan Gunung Lawu ini berada di area perbatasan antara Kabupaten Magetan dan Kabupaten Ngawi. Di Magetan, api sempat membakar area hutan di 2 desa sebelum akhirnya berhasil dipadamkan, yaitu di Desa Jabung (Kecamatan Panekan) dan Desa Getasanyar (Kecamatan Sidorejo).
"Untuk Magetan yang hutannya terbakar yakni Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo petak 66 seluas 8 ha dan Desa Jabung, Kecamatan Panekan petak 50 seluas 9 ha. Jadi total sudah 17 hektar. Tapi sudah padam," tandas Hermawan.
Sebagai informasi, kebakaran hutan Gunung Lawu di wilayah Magetan pertama kali terdeteksi sejak Senin (14/9/2026). Setelah area Magetan dinyatakan padam, fokus pemadaman tim gabungan kini dipusatkan di wilayah Gunung Lawu bagian Ngawi.
