Korban Meninggal Pabrik Bata Ringan di Lamongan Jadi 4 Orang

Korban Meninggal Pabrik Bata Ringan di Lamongan Jadi 4 Orang

Eko Sudjarwo - detikJatim
Jumat, 18 Sep 2026 11:31 WIB
Ledakan pabrik di Lamongan
Ledakan pabrik bata ringan di Lamongan. (Foto: Istimewa)
Lamongan -

Jumlah korban meninggal akibat ledakan dan kebakaran di pabrik bata ringan Lamongan, bertambah. Total ada 4 pekerja meninggal dan 3 lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit hingga Jumat (18/9/2026) pagi.

Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid mengatakan bahwa ada 7 pekerja yang menjadi korban dalam insiden yang terjadi di pabrik bata ringan di Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Lamongan tersebut. Sebelumnya, 1 di antara ketujuh korban saja yang dinyatakan meninggal.

"Update korban kecelakaan kerja di pabrik bata ringan Lamongan, 4 orang meninggal dan 3 orang masih menjalani perawatan," kata Hamzaid, Jumat (18/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Empat korban yang meninggal dunia yakni IS (36), warga Kedungpring, Lamongan; RF (20), warga Laren, Lamongan; F (31), warga Turi, Lamongan; serta MSF (25), warga Babat, Lamongan.

IS sebelumnya sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML). Korban dinyatakan meninggal sekitar pukul 04.00 WIB pada Jumat (18/9). Korban lainnya, RF juga sempat mendapat perawatan di RSML namun nyawanya tidak tertolong, dinyatakan meningal pukul 09.30 WIB di rumah sakit tersebut.

ADVERTISEMENT

Ada pun F, pekerja asal Turi, Lamongan, juga sempat menjalani perawatan di RSML. Korban kemudian meninggal dalam perjalanan menuju RSUD Dr Soetomo Surabaya pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Terakhir MSF, warga Babat, Lamongan meninggal di lokasi kejadian.

Sementara untuk 3 korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka yakni AAW (31), warga Pucuk, Lamongan, yang dirawat di Rumah Sakit Katolik Surabaya; SK (36), warga Simokerto, Surabaya, yang dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya; serta ADR (20), warga Laren, Lamongan yang juga menjalani perawatan di RS Katolik Surabaya.

Sebelumnya, kecelakaan kerja terjadi di fasilitas produksi pabrik bata ringan di Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, pada Kamis (17/9) sekitar pukul 00.30 WIB. Insiden tersebut disertai ledakan dan kebakaran di area ruang pengendapan pabrik. Pada laporan awal, satu pekerja dinyatakan meninggal dunia di lokasi dan enam lainnya mengalami luka.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab insiden. Tim Satreskrim Polres Lamongan juga berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses penyelidikan tersebut.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan kerja yang menewaskan empat pekerja tersebut masih dalam proses penyelidikan. Pihak kepolisian sebelumnya menyatakan tidak ingin mendahului hasil investigasi dan akan menyampaikan perkembangan kasus berdasarkan fakta yang ditemukan dalam proses penyelidikan.

"Data korban kami update berdasarkan perkembangan penanganan dan informasi dari rumah sakit," ujarnya.



(irb/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads