Masak Lebih Awal, SPPG yang Racuni 37 Siswa di Kediri Di-suspend

Masak Lebih Awal, SPPG yang Racuni 37 Siswa di Kediri Di-suspend

Andhika Dwi - detikJatim
Kamis, 17 Sep 2026 23:50 WIB
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meninjau langsung SPPG Kaliombo
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meninjau langsung SPPG Kaliombo (Foto: Andhika Dwi/detikJatim)
Kediri -

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kaliombo, Kota Kediri, resmi disuspend mulai Jumat (18/9/2026). Langkah ini diambil usai 37 siswa dari SDN Kaliombo serta SDN 3 dan 4 Kampung Dalem diduga mengalami keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (17/9/2026).

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meninjau langsung SPPG Kaliombo setelah membesuk para siswa di RSUD Gambiran. Dari peninjauan tersebut, ditemukan sejumlah pelanggaran serius dalam proses pengolahan makanan.

Temuan pertama berkaitan dengan higienitas lokasi masak. Kucing liar terlihat bebas masuk ke area dapur saat bahan makanan ayam diletakkan di lantai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi sampai ada kucing masuk. Ketika ayamnya ditaruh di bawah, kucingnya masuk. Itu menjadi catatan kita. Nanti bisa kita laporkan kepada BGN," kata Vinanda kepada detikJatim, Kamis (17/9/2026).

ADVERTISEMENT

Selain masalah sanitasi, petugas dapur juga ditemukan mengabaikan penggunaan alat pelindung diri (APD) saat mengolah makanan.

Catatan krusial lainnya berada pada selisih waktu pengolahan makanan. Berdasarkan laporan, proses memasak diklaim dimulai pukul 02.00 WIB. Namun, rekaman CCTV menunjukkan aktivitas memasak sudah dimulai lebih dari empat jam lebih awal dari jadwal yang dilaporkan.

"Ini berkaitan dengan jangka waktu memasak. Ini juga menjadi catatan kita, karena yang dilaporkan jam 2, tapi ternyata di CCTV bisa kita lihat lebih dari 4 jam," jelas Vinanda.

Atas rentetan temuan tersebut, operasional SPPG Kaliombo dihentikan sementara. Pemkot Kediri bakal mengkoordinasikan hasil investigasi dan evaluasi ini ke Badan Gizi Nasional (BGN) selaku pihak yang berwenang. Pengawasan ketat juga akan diberlakukan pada seluruh SPPG lain di Kota Kediri.

"Kita akan perkuat pengawasan, kita akan terus kawal, dan tentunya kita akan selalu melakukan evaluasi. Dari sisi sanitasi, kebersihan, dari sisi bahan makanan yang layak, ini harus kita terus evaluasi," pungkasnya.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads