Setelah lima hari dilaporkan hilang akibat mati mesin di perairan Manta Point, Nusa Penida, Bali, tiga orang kru Speedboat Baliman akhirnya ditemukan selamat. Kapten dan dua ABK tersebut dievakuasi oleh nelayan hingga terdampar di Pantai Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Ketiga korban selamat yakni I Nyoman Budiana (49) selaku kapten kapal, serta dua ABK bernama Keristino Sahreza Avendi Da (17) dan Niko Demios Landena (48). Mereka sebelumnya dinyatakan hilang kontak sejak Sabtu (12/9/2026) di perairan Klungkung, Bali.
Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Puger, Letda Laut (P) Eko Priyo Pambudi membenarkan ditemukannya ketiga korban. Keberadaan mereka terlacak setelah sinyal ponsel salah satu ABK terdeteksi aktif di kawasan pesisir Puger.
"Kemarin malam saya dikabari bahwa ponsel salah satu ABK berada di pesisir Puger. Setelah berkoordinasi, kami meluncur ke TKP dan mendapati tiga orang dalam kondisi sehat namun masih lemas," kata Eko, Kamis (17/9/2026).
Dia menjelaskan, berdasarkan keterangan nelayan setempat bernama Aris yang menyelamatkan korban, kapal tersebut sempat terombang-ambing di tengah laut sebelum akhirnya tersangkut.
"Menurut saksi mata yang menyelamatkan, Speedboat Baliman ini mengalami mati mesin dan tersangkut di rumpon pada jarak 40 mil dari bibir pantai," ujarnya,
Saat ini pihak Posal Puger telah berkoordinasi dengan keluarga para korban untuk proses pemulangan.
"Kami sudah kontak dengan keluarga ketiga korban. Rencananya hari ini keluarga melakukan perjalanan darat untuk menjemput ketiganya," paparnya.
Sebagai informasi, identitas korban yang selamat adalah I Nyoman Budiana (49), Kapten Kapal (Tanjung Benoa, Bali), Keristino Sahreza (17), ABK (Jl. Pettarani, Makassar) dan Niko Demios Landena (48), ABK (Jl. Imambonjol, Denpasar, Bali).
Simak Video "Cicipi Kuliner Khas Nasi Becek di Nganjuk, Jawa Timur"
(auh/hil)