Bus TransJatim koridor II akan segera menjadi moda transportasi pilihan bagi masyarakat Malang Raya. Rute akan melintasi kawasan Sulfat, Kota Malang hingga Terminal Talangagung, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Kepala Seksi (Kasi) Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim Cito Eko Yuly Saputro mengaku bahwa bus akan beroperasi awal dari Terminal Arjosari melewati Jalan Sulfat untuk menuju Terminal Hamid Rusdi, dan berlanjut ke Terminal Talangagung, Kepanjen, Kabupaten Malang.
"Dengan estimasi jarak tempuh kurang lebih 45 kilometer, dengan perjalanan ditempuh selama 1 jam 47 menit," ungkap Cito saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara rinci Cito membeberkan bus TransJatim akan bergerak melewati Jalan Panji Suroso selepas dari Terminal Arjosari.
Setelah itu, rute bus akan melintas di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo-Jalan Sulfat-Jalan Danau Kerinci-Jalan Danau Toba-Ki Ageng Gribig-Terminal Madyopuro- Jalan Mayjend Sungkono-Terminal Hamid Rusdi-Jalan Sempalwadak-Jalan Krebet- Terminal Gondanglegi-Jalan Trunojoyo-Jalan Panji-Jalan Sultan Agung-Jalan Kawi-Terminal Talangagung.
Sebaliknya dari Terminal Talangagung, bus TransJatim akan mengikuti rute awal sampai berakhir di Terminal Arjosari.
"Dengan jarak tempuh kurang lebih 49 kilometer dan waktu 1 jam 45 menit," beber Cito.
Bersamaan dengan mengaspalnya TransJatim Koridor II, Dinas Perhubungan Jawa Timur telah menyiapkan belasan armada feeder.
Menurut Cito, ada belasan feeder yang nantinya disiapkan untuk mendukung operasional TransJatim Koridor II di Malang Raya.
"Ada 12 armada feeder, yang nantinya rute ditentukan oleh Pemkot Malang," tuturnya.
Feeder yang bakal diluncurkan Dinas Perhubungan Pemprov Jawa Timur merupakan armada baru, yang dapat mengangkut enam sampai delapan penumpang.
