8 ABK Tugboat yang Tenggelam di Bawean Sudah Ditemukan

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Selasa, 15 Sep 2026 16:06 WIB
Tangkapan layar video ketika kapal nelayan berikan makanan untuk 8 ABK yang mengapung di atas tongkang di Bawean, Gresik. (Foto: Istimewa)
Gresik -

Delapan anak buah kapal (ABK) TB BMT 20 yang tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Bawean, Gresik, akhirnya berhasil diselamatkan. Kedelapan ABK tersebut sebelumnya bertahan di atas tongkang yang hanyut setelah tugboat yang mereka tumpangi tenggelam.

Kepala Basarnas Surabaya Nanang Teguh mengatakan delapan ABK tersebut diselamatkan oleh kapal SPOB BRM 400. Kapal tersebut kini berlayar menuju Semarang dengan membawa seluruh ABK.

"Pada pukul 14.00, kami terima informasi bahwa kedelapan ABK yang berada di tongkang tersebut sudah berhasil diselamatkan oleh kapal SPOB BRM 400 dengan tujuan menuju ke Semarang," kata Nanang, Selasa (15/9/2026).

Informasi penyelamatan itu diterima Basarnas saat KN SAR Permadi melakukan pencarian di sekitar perairan Gresik. Kapal tersebut sebelumnya berada di wilayah Gresik untuk membantu pencarian korban kapal Virgo Transporter 8, sebelum kemudian diarahkan untuk mencari delapan ABK TB BMT 20.

Setelah mendapat informasi tersebut, Basarnas kemudian berupaya berkomunikasi dengan kapal SPOB BRM 400. Saat itu, posisi kapal penyelamat berjarak sekitar 16 nautical mile (NM) dari KN SAR Permadi.

"Sehingga kemudian mencoba untuk berkomunikasi dengan kapal SPOB BRM 400 yang saat itu lokasinya sekitar 16 nautical mile dari KN SAR Permadi," ujarnya.

Nanang mengatakan SPOB BRM 400 kemudian melanjutkan perjalanan menuju Semarang. Basarnas Surabaya juga telah berkoordinasi dengan Kantor SAR Semarang untuk melakukan penjemputan terhadap delapan ABK tersebut setibanya di pelabuhan.

"Kami konfirmasi dengan Kantor SAR Semarang untuk kemudian akan melaksanakan penjemputan di Semarang dan akan sampai di Pelabuhan Semarang perkiraan hari ini tanggal 15 September pukul 16.00," jelas Nanang.

Meski demikian, Basarnas masih akan melakukan konfirmasi ulang untuk memastikan seluruh ABK benar-benar berada di atas SPOB BRM 400. Hal itu dilakukan sebelum proses penanganan selanjutnya di Semarang.

"Dan nanti akan dikonfirmasi kembali apakah kedelapan orang tersebut memang benar berada di SPOB BRM 400," pungkasnya.

Sebelumnya, TB BMT 20 milik PT Dharmalancar Sejahtera rute Rembang-Kintap, Tanah Laut, Kalsel tenggelam di perairan sekitar 15 NM sebelah barat Pulau Bawean pada Minggu (13/9) sore. Tugboat penarik tongkang M80 1301 itu diduga tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi saat cuaca buruk.

Delapan ABK kemudian menyelamatkan diri dengan naik ke atas tongkang. Namun, tongkang itu sempat hanyut karena jangkarnya putus dan mereka terapung-apung di tongkang selama beberapa waktu.



Simak Video "Video: Kapal Nazila 05 Tenggelam di Maluku Utara, 27 ABK Hilang"

(auh/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork