Satu Korban Meninggal KM Virgo Ternyata Warga Ngantang Malang

Satu Korban Meninggal KM Virgo Ternyata Warga Ngantang Malang

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Senin, 14 Sep 2026 21:45 WIB
Potret udara Kapal Virgo Transport 8 yang terbalik usai hilang kontak di Laut Jawa. (dok.Basarnas)
Foto: Potret udara Kapal Virgo Transport 8 yang terbalik usai hilang kontak di Laut Jawa. (dok.Basarnas)
Malang -

Seorang korban meninggal dunia dalam insiden Kapal Virgo Transport 8 teridentifikasi sebagai Reyner Falista Yosilianto (22), warga Dusun Claket, Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Jenazah korban dijadwalkan akan diterbangkan dari Kalimantan Selatan menuju rumah duka di Malang.

Kapolsek Ngantang IPTU Iqbal Herian membenarkan informasi mengenai meninggalnya warga Ngantang tersebut. Saat ini, jenazah korban masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Selatan sebelum diproses untuk pemulangan.

"Almarhum kami dapat informasi kalau memang meninggalnya saudara Reinar Fausta Yosilianto (Reyner Falista Yosilianto) ini benar. Untuk sekarang jenazah masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalsel," ujar Iqbal saat dikonfirmasi detikJatim, Senin (14/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iqbal menjelaskan, jenazah rencananya akan diterbangkan dari Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin menuju Bandara Juanda, Surabaya pada Selasa (15/9/2026) besok. Setibanya di Jawa Timur, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Ngantang, Kabupaten Malang.

ADVERTISEMENT

"Rencananya besok hari Selasa diterbangkan dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menuju Bandara Juanda Surabaya. Dari Bandara Surabaya langsung menuju ke Ngantang dulu, ke kediaman," jelasnya.

Setelah disemayamkan di rumah duka di Ngantang, pihak keluarga berencana memakamkan jenazah di kampung halamannya di Blitar.

"Setelah itu, untuk pemakaman di Pemakaman Umum Desa Krisik di Blitar, Kecamatan Gandusari," tambah Iqbal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, korban sehari-hari bekerja sebagai kernet truk yang ikut pemilik armada di Desa Krisik, Blitar. Meskipun dibesarkan di Blitar, korban menetapkan tempat tinggalnya bersama keluarga di Ngantang.

"Profesi almarhum ini ikut orang di Desa Krisik, Blitar, sebagai kernet truk. Untuk keluarganya di Ngantang dan statusnya sudah menikah," tandasnya.

Diketahui, Kapal Virgo Transport 8 terbalik dan tenggelam dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu (13/8). Kapal tersebut mengangkut 243 orang.

Dari data sementara, 114 korban telah dievakuasi. Sebanyak 108 orang korban selamat dan enam korban meninggal dunia. Masih ada 129 orang lainnya yang belum ditemukan.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads