Khusnul Khotim (40) masih menunggu kabar tentang kakak kandungnya, Muhammad Kholis (52), yang menjadi salah satu penumpang KM Virgo Transport 8. Ia mendatangi Posko Terpadu Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Khusnul datang untuk mencari informasi mengenai keberadaan kakaknya yang berprofesi sebagai sopir ekspedisi. Hingga kini, ia belum mendapat kabar mengenai kondisi Muhammad Kholis.
"Saya mencari kakak kandung. Dia sopir ekspedisi bawa paket," kata Khusnul saat ditemui detikJatim, Senin (14/9).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Khusnul, komunikasi terakhir dengan Muhammad Kholis terjadi sekitar dua bulan lalu. Saat itu, sang kakak sempat datang ke rumahnya. Setelah itu, Muhammad Kholis kembali menjalankan pekerjaannya sebagai sopir ekspedisi.
Khusnul memastikan, nama Muhammad Kholis tercantum dalam data penumpang KM Virgo Transport 8. Pelayaran kali ini juga bukan kali pertama sang kakak ikut menyeberang menggunakan kapal tersebut.
"Ini baru tiga kali dia ikut ekspedisi," ujarnya.
Khusnul mengaku telah berusaha menghubungi telepon genggam kakaknya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena ponsel Muhammad Kholis tidak dapat tersambung.
Keluarga juga telah berupaya mencari informasi melalui kantor ekspedisi, tetapi belum mendapatkan kabar mengenai keberadaan Muhammad Kholis.
"Enggak bisa," katanya saat ditanya mengenai upaya menghubungi ponsel kakaknya.
Khusnul berharap kakaknya segera ditemukan dalam keadaan selamat. Ia ingin Muhammad Kholis kembali berkumpul bersama keluarga.
"Bisa ada kabar baik, sehat walafiat, bisa kumpul keluarga lagi," harapnya.
Selama berada di Posko Terpadu Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Khusnul telah bertemu dengan petugas. Ia diminta menunggu informasi lebih lanjut.
Khusnul juga telah menyerahkan nomor kontak serta foto kakaknya kepada petugas untuk membantu proses pencarian dan identifikasi.
"Tunggu kabar. Ibu dari sana nanti dikabarin. Dikasi nomornya sama fotonya," pungkasnya.
Diketahui, Kapal Virgo Transport 8 tenggelam dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu (13/8). Kapal tersebut mengangkut 243 orang.
Dari data sementara, 114 korban telah dievakuasi. Sebanyak 108 orang korban selamat dan enam korban meninggal dunia. Masih ada 129 orang lainnya yang belum ditemukan.
