Perempuan Tewas Tergeletak di Jalan Sepi Lamongan, Ini Dugaannya

Perempuan Tewas Tergeletak di Jalan Sepi Lamongan, Ini Dugaannya

Eko Sudjarwo - detikJatim
Senin, 14 Sep 2026 16:30 WIB
Keluarga lansia yang ditemukan tewas tergeletak di jalan sepi di Lamongan.
Keluarga lansia yang ditemukan tewas tergeletak di jalan sepi di Lamongan. (Foto: Istimewa)
Lamongan -

Seorang lansia pejalan kaki ditemukan tewas tergeletak di pinggir Jalan Raya Karanggeneng-Maduran, tepatnya di Desa Bantengputih, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. Korban diduga kuat menjadi korban kecelakaan lalu lintas tabrak lari.

Pihak kepolisian membenarkan adanya dugaan peristiwa tabrak lari yang menimpa wanita lanjut usia tersebut. Jalan Raya Karanggeneng-Maduran itu adalah jalan batas kecamatan yang relatif sepi.

"Iya, diduga kecelakaan lalulintas karena tabrak lari," ujar Kasihumas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ditemukan oleh saksi yang kebetulan melintas, korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan patah pada kaki, sebelum akhirnya dievakuasi ke RSU Muhammadiyah Babat.

Ada Pecahan Komponen Kendaraan di TKP

Petugas kepolisian yang mendapat laporan dari rumah sakit langsung bergerak cepat melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

ADVERTISEMENT

"Menindaklanjuti laporan dari pihak rumah sakit, petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan segera mendatangi RSU Muhammadiyah Babat untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi jenazah korban. Petugas juga bersama personel Polsek Karanggeneng melakukan olah TKP," kata Hamzaid, Senin (14/9/2026).

Dari hasil olah TKP di lokasi kejadian, polisi menemukan pecahan pelindung rantai kendaraan yang diduga berkaitan dengan kecelakaan tersebut.

"Korban yang adalah pejalan kaki tersebut ditemukan oleh saksi yang kebetulan lewat jalan tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

Identitas Terungkap, Ternyata Warga Maduran

Saat pertama kali ditemukan, korban tidak membawa kartu identitas. Polisi lantas menyebarluaskan informasi melalui jaringan komunikasi dan berkoordinasi dengan perangkat desa sekitar.

Upaya tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 20.00 WIB ketika pihak keluarga mendatangi rumah sakit.

"Keluarga datang ke RSU Muhammadiyah Babat dan membenarkan bahwa korban merupakan saudari Suk (65), warga Desa Pangean, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan," ujarnya.

Polisi juga telah menyerahkan barang-barang milik korban kepada pihak keluarga, termasuk dompet berisi uang tunai sebesar Rp 2.260.000. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Barang yang ada pada korban berupa dompet berisi uang sejumlah Rp 2.260.000 dan telah diserahkan kepada keluarga korban," jelas Hamzaid.

Hamzaid mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor kepada kepolisian terdekat.

"Kami akan terus memberikan pelayanan dan membantu masyarakat dalam setiap situasi yang membutuhkan kehadiran Polri. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center 110 untuk mendapatkan bantuan kepolisian," pungkasnya.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads