Pesan Gubernur Khofifah Saat Lepas Wisudawan Perdana AMN Surabaya

Pesan Gubernur Khofifah Saat Lepas Wisudawan Perdana AMN Surabaya

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Senin, 14 Sep 2026 10:00 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa/Foto: Istimewa
Surabaya -

Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya menggelar pengukuhan mahasiswa Angkatan V Tahun 2026 sekaligus wisuda perdana mahasiswa penerima beasiswa angkatan 2022. Agenda tersebut berlangsung di Grand Ballroom The Trans Luxury Hotel Surabaya, Sabtu (12/9/2026).

Wisuda perdana ini menjadi momentum penting bagi AMN Surabaya karena menandai kelulusan mahasiswa penerima beasiswa angkatan pertama yang telah menyelesaikan pendidikan di empat perguruan tinggi negeri (PTN) mitra di Surabaya.

Keempat kampus tersebut yakni UPN "Veteran" Jawa Timur, Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rangkaian acara diawali dengan berbagai penampilan seni mahasiswa. Balutan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia turut menghiasi acara tersebut. Penampilan Teater Genta Nuswantara dan Tarian Medley Nusantara oleh kelompok Nritya Nusantara menjadi gambaran keberagaman budaya mahasiswa AMN Surabaya dari berbagai penjuru Indonesia.

ADVERTISEMENT

Setelah rangkaian pertunjukan seni, prosesi pengukuhan mahasiswa baru Angkatan V Tahun 2026 dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Dalam kesempatan itu, Khofifah menekankan pentingnya keberagaman mahasiswa AMN sebagai fondasi penguatan kebangsaan melalui pendekatan intelektual.

"Dengan mutual understanding di antara semua daerah, terutama kaum mudanya, kaum intelektualnya, kemudian kita berharap akan terbangun mutual trust dan mutual respect di antara semuanya. Jadi sebenarnya ini kita sedang merakit Indonesia melalui pendekatan intelektualitas yang kemudian mereka disiapkan asramanya," ujar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah juga menyampaikan kebanggaannya terhadap para penerima beasiswa angkatan pertama yang telah menyelesaikan studi. Menurutnya, pengalaman mahasiswa selama menjalani pendidikan sekaligus hidup bersama di AMN dapat menjadi bekal untuk membangun masa depan Indonesia.

Sejumlah alumni AMN Surabaya disebut telah melanjutkan kiprah setelah menyelesaikan pendidikan. Mereka ada yang telah bekerja hingga memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan wisuda perdana mahasiswa penerima beasiswa Angkatan 2022. Prosesi tersebut dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., M.B.A., Ph.D.

Di sela prosesi, Badri juga berdialog secara daring dengan sejumlah alumni AMN Surabaya yang saat ini melanjutkan pendidikan maupun berkarier di berbagai daerah dan negara. Para alumni tersebut berada di Taiwan, China, hingga Papua.

Dalam arahannya, Badri mengapresiasi model pembinaan yang diterapkan AMN Surabaya. Menurutnya, perpaduan pendidikan akademik di perguruan tinggi dan pembinaan karakter dalam keberagaman menjadi bekal bagi mahasiswa untuk bersaing secara global.

"Pelepasan lulusan perdana ini menjadi bukti nyata bahwa integrasi antara pendidikan akademik perguruan tinggi dan pembinaan karakter keberagaman dapat melahirkan SDM yang unggul dan berdaya saing global. Keberadaan alumni kita yang kini berkarier di dalam hingga luar negeri menunjukkan bahwa lulusan AMN siap bersaing di tingkat dunia tanpa kehilangan identitas kebangsaannya," ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., M.B.A., Ph.D.

Agenda berikutnya yakni pelantikan kepengurusan Ikatan Alumni Asrama Mahasiswa Nusantara Surabaya. Kepengurusan tersebut dilantik oleh Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (Waka BIN) RI, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Imam Sugianto, M.Si.

Pembentukan ikatan alumni menjadi salah satu langkah untuk memperkuat keberlanjutan peran para lulusan setelah menyelesaikan pendidikan dan pembinaan di AMN Surabaya.

Acara juga diisi penyerahan sertifikat pembinaan dari empat perguruan tinggi mitra, yakni UPN "Veteran" Jawa Timur, Unair, Unesa, dan ITS. Sertifikat tersebut menjadi bentuk komitmen perguruan tinggi mitra dalam mendukung pembinaan dan pengembangan mahasiswa AMN Surabaya.

Suasana haru kemudian mewarnai penghujung acara saat sejumlah alumni menyampaikan kesan dan pesan selama tinggal di AMN Surabaya. Salah satu perwakilan alumni Orang Asli Papua (OAP) turut menceritakan pengalaman belajar mengenai toleransi dan kebersamaan selama hidup berdampingan dengan mahasiswa dari berbagai daerah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi penutupan rapat terbuka senat AMN Surabaya. Momentum pengukuhan mahasiswa baru dan wisuda perdana tersebut sekaligus menandai perjalanan baru bagi mahasiswa Angkatan V serta para lulusan pertama penerima beasiswa AMN Surabaya.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads