2 Anak Kakak Beradik di Surabaya Tewas Terbakar dalam Kamar yang Terkunci

2 Anak Kakak Beradik di Surabaya Tewas Terbakar dalam Kamar yang Terkunci

Esti Widiyana - detikJatim
Minggu, 13 Sep 2026 18:15 WIB
Kebakaran di Surabaya.
Kebakaran di Surabaya. (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Duka mendalam menyelimuti warga di Jalan Simorejo XVI No. 4, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, Minggu (13/9/2026) sore. Dua anak yang merupakan kakak beradik tewas mengenaskan setelah kamar yang mereka tempati mendadak terbakar saat pintu dalam kondisi dikunci dari luar.

Kedua korban tewas teridentifikasi Kaffa Bihi Abdillah (7) dan adiknya, Khotibul Umam (5). Kedua bocah malang tersebut diduga adalah anak dari pemilik rumah Moch Kayis Khabibullah.

Berdasarkan keterangan warga di lokasi kejadian, peristiwa memilukan itu bermula ketika titik api muncul dari dalam kamar rumah korban pada sore hari sekitar pukul 15.38 WIB. Warga perempuan bernama Riski lantas melaporkan musibah kebakaran itu ke petugas pemadam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nahas, saat warga berupaya memberikan pertolongan pertama, pintu kamar korban dalam keadaan terkunci rapat. Pintu itu dikunci menggunakan rantai yang dikaitkan pada sisi pintu dan tembok.

ADVERTISEMENT

Warga yang berhasil mendobrak masuk mendapati kedua korban sudah dalam kondisi meninggal di dalam kamar yang terbakar.

Kebakaran itu diduga kuat dipicu korsleting listrik pada peralatan elektronik di dalam kamar. Percikan api berasal dari exhaust fan dan kipas angin kamar yang terbakar yang kemudian dengan cepat merambat menyambar kasur di dekatnya.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mengerahkan sebanyak 4 unit tempur dan 5 unit rescue-termasuk unit Walang Kadung-menuju tempat kejadian kebakaran (TKK). Petugas tiba di lokasi pada pukul 15.44 WIB.

Saat petugas tiba, kobaran api utama sebenarnya telah dipadamkan oleh warga. Namun, petugas langsung melakukan pembasahan karena suhu dinding ruangan masih terasa panas guna mencegah munculnya titik api susulan.

Pengecekan dan pembasahan lokasi penanganan akhirnya selesai serta dinyatakan kondusif sepenuhnya pada pukul 17.28 WIB.

Penanganan musibah ini melibatkan tim gabungan dari DPKP Kota Surabaya, BPBD Kota Surabaya, Posko Terpadu Dukuh Pakis, Puskesmas Simomulyo, serta Polsek Sukomanunggal bersama tim Inafis yang melakukan olah TKP.



(abq/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads