Terpapar Asap Karhutla Bromo, Sejumlah Petugas Keluhkan Batuk dan Pusing

Terpapar Asap Karhutla Bromo, Sejumlah Petugas Keluhkan Batuk dan Pusing

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Minggu, 13 Sep 2026 19:40 WIB
Pemeriksaan tim pemadam kebakaran hutan dan lahan Gunung Bromo di Pos Jemplang, Kabupaten Malang.
Pemeriksaan tim pemadam kebakaran hutan dan lahan Gunung Bromo di Pos Jemplang, Kabupaten Malang. (Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim)
Malang -

Tim Dokkes Polres Malang turun memeriksa kondisi kesehatan para petugas gabungan yang berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo. Langkah ini dilakukan demi memastikan stamina dan fisik personel terjaga di tengah kepungan asap pekat dan cuaca kering di lokasi.

Kepala Seksi (Kasi) Dokkes Polres Malang dr Anita Rahmawati menyampaikan bahwa pemeriksaan medis meliputi pengecekan tekanan darah hingga penanganan medis darurat di lapangan.

"Hari ini kami memeriksa kondisi anggota yang telah melakukan pengamanan penanganan kebakaran. Kami melakukan pemeriksaan tekanan darah dan menanyakan kondisi kesehatan mereka," ujar Anita saat ditemui awak media di Pos Jemplang, Malang, Minggu (13/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain pemeriksaan fisik, petugas juga dibagikan masker serta suplemen vitamin. Langkah preventif ini diambil mengingat paparan asap tebal dan udara kering berpotensi memicu meningkatnya kasus batuk serta penurunan stamina para petugas di lapangan.

ADVERTISEMENT

"Penggunaan masker ini efektif untuk mengurangi keluhan batuk. Karena stamina banyak yang menurun, kami juga berikan suplemen vitamin. Pembagian ini bukan hanya untuk anggota Polri, tapi seluruh petugas gabungan," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap sekitar 50 personel gabungan, Anita mengungkapkan keluhan yang paling banyak dirasakan petugas selain batuk adalah pusing. Hal ini dipicu oleh kualitas udara yang memburuk di sekitar area kebakaran.

"Banyak yang mengeluh pusing karena asap ini membuat kualitas udara kurang bagus, sehingga aliran oksigen ke otak berkurang. Beberapa personel juga mengalami kenaikan tekanan darah akibat kurang istirahat," ungkapnya.

Terkait temuan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dr. Anita menyebut sejauh ini belum ada laporan signifikan, meski beberapa petugas sudah mulai mengeluhkan batuk dan langsung diberikan obat.

"Kalau ada yang mengalami sesak, tadi sudah langsung kami berikan bantuan oksigen," tambahnya.

Dalam aksi tanggap darurat ini, Tim Dokkes Polres Malang juga menangani satu personel yang mengalami luka bakar ringan di bagian kaki kiri saat bertugas. Petugas tersebut telah mendapatkan perawatan medis secara intensif di lokasi.

Guna mengantisipasi penanganan medis susulan, pihak Dokkes Polres Malang berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk menyiagakan personel piket di lokasi kejadian secara bergantian.

"Prinsipnya kita di sini hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada siapa pun yang membutuhkan," tandasnya.



(ihc/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads