Posko SAR Terpadu di Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, merilis data sementara manifes penumpang dan kendaraan kapal roro KM Virgo Transport 8 pada Minggu (13/9/2026).
Berdasarkan papan informasi yang didirikan Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Pelindo 3, kapal tersebut tercatat membawa 243 penumpang serta 89 unit kendaraan. Papan informasi ini disiagakan untuk memfasilitasi keluarga korban yang mulai berdatangan mencari kepastian.
Selain penumpang dan kendaraan, tercatat pula 27 pengikut kapal yang terdiri dari 14 Anak Buah Kapal (ABK), sembilan petugas kantin, dan empat kru musik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk daftar manifes sementara baru ini yang kami dapat," ujar salah satu petugas kepolisian yang berjaga di lokasi posko.
Hingga saat ini, otoritas terkait dari KSOP, Basarnas, maupun kepolisian setempat masih melakukan pengumpulan data dan belum memberikan keterangan resmi tambahan terkait rincian identitas para penumpang.
Sebelumnya, Kapal Virgo Transport 8 yang mengangkut 243 orang penumpang dilaporkan terputus komunikasi di perairan Laut Jawa. Kapal penumpang yang bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Banjarmasin tersebut mendadak hilang kontak usai diterjang cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Sebanyak 16 korban musibah Kapal Virgo Transport 8 yang dievakuasi di perairan Laut Jawa saat ini sedang dalam perjalanan menuju Pelabuhan Tuban, Jawa Timur. Dari 16 korban itu, 15 orang ditemukan selamat, sedangkan 1 orang dilaporkan meninggal.
SAR Mission Coordinator (SMC) sekaligus Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana membenarkan bahwa belasan korban itu berhasil diselamatkan kapal komersial TB Mauhaw IX yang melintas di lokasi kejadian.
"Dapat kami informasikan bahwa total penumpang yang terevakuasi itu berjumlah 100 orang (data berkembang menjadi 103 orang) dengan rincian TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang, 15 orang selamat, satu orang main delta (meninggal dunia)," ujar Putu dalam keterangan resminya, Minggu (13/9/2026).
