Puluhan armada sound horeg memeriahkan ajang Kencong Festival Carnaval yang digelar di Kecamatan Kencong, Jember Sabtu (12/9). Karnaval ini sempat menghebohkan dan jadi sorotan di jagat media sosial.
Ketua Tim Teknis Kencong Festival Carnaval Arif Sugiartani mengatakan sebanyak 34 armada sound system sebelumnya diparkir dan diberangkatkan dari area wisata Dira Cafe Kencong menuju garis akhir di Kantor Kecamatan Kencong. Penempatan puluhan armada sound di area Dira Cafe dilakukan untuk menjaga kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi.
"Sementara di Dira Cafe ini kita gunakan sebagai parkiran sound sebelum sound berjalan. Agar jalan umum tidak terganggu pengguna karena adanya 34 sound," ujar Arif, Minggu (13/9/2026).
Pihak panitia memastikan seluruh dokumen perizinan dan skema pengamanan telah dikantongi secara resmi. Perhelatan karnaval budaya di Kencong ini bahkan diproyeksikan menjadi percontohan tertib acara bagi daerah lain.
"Kalau yang lain biasanya dari malam sampai pagi, kita cukup sampai dini hari saja," kata Arif.
Parade sound horeg ini mengambil rute sepanjang 3 kilometer yang dimulai pukul 15.00 WIB. Puncak acara diwarnai aksi kolosal yang melibatkan seluruh pengunjung dan peserta di sepanjang rute.
"Jam 20.00 WIB nanti akan menyanyikan lagu Indonesia Raya diiringi oleh 34 sound, diikuti oleh seluruh peserta dan penonton sepanjang 3 km," terangnya.
Panitia memberlakukan aturan durasi operasional secara tegas. Tepat pada pukul 01.00 WIB dini hari, seluruh aktivitas sound system diwajibkan padam total dan akses jalan umum dibuka kembali.
"Selesai atau tidak, sound dimatikan, peserta juga harus selesai. Jalan umum sudah dibuka. Membatasi waktu karena kita menghargai semua orang," tegas Arif.
Simak Video "Video: Galak ke MUI Jatim, Budi Langsung Tobat Mau Jual Sound Horeg Usai Dimarahi Istri"
(ihc/abq)