Doa Bersama dari Blitar untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Doa Bersama dari Blitar untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Fima Purwanti - detikJatim
Sabtu, 12 Sep 2026 20:15 WIB
Sejumlah jurnalis menggelar aksi doa bersama sebagai bentuk solidaritas hilang kontaknya 5 jurnalis di selat sunda
Sejumlah jurnalis menggelar aksi doa bersama sebagai bentuk solidaritas hilang kontaknya 5 jurnalis di selat sunda (Foto: Fima Purwanti/detikjatim)
Blitar -

Aksi solidaritas digelar oleh sejumlah wartawan dan pers mahasiswa di Blitar Raya ditunjukkan atas kabar hilangnya 5 wartawan yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda sejak Senin (7/9). Aksi itu digelar dengan doa bersama di halaman Istana Gebang, Kota Blitar.

Pantauan detikJatim, para wartawan dan mahasiswa duduk melingkar di halaman Istana Gebang, sekitar pukul 17.00 WIB. Selain itu, perwakilan anggota Polres Blitar Kota juga turut mengikuti aksi doa bersama sekaligus mengamankan kegiatan itu.

Peserta aksi juga sempat menggantung kartu pers sebagai bentuk kepedulian, bahwa setiap kegiatan jurnalistik tidak seharga dengan nyawa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Aksi ini juga bentuk dukungan kami kepada tim SAR yang sampai sekarang masih berusaha mencari para korban. Semoga para korban segera ditemukan," kata Koordinator Aksi, Yoyok Agusta kepada detikJatim, Sabtu (12/9/2026).

Yoyok menyebutkan kegiatan doa bersama itu sebagai bentuk solidaritas kepada lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda. Aksi ini juga sebagai bentuk dukungan moral untuk keluarga korban.

Menurutnya, peristiwa ini juga sebagai pengingat bagi para jurnalis agar tetap mengedepankan keselamatan dalam melaksanakan tugas di lapangan.

"Peristiwa ini bisa terjadi kepada semua jurnalis dalam melaksanakan tugasnya. Para jurnalis harus tetap mengedepankan keselamatan dalam menjalankan tugas di lapangan. Tidak ada berita seharga nyawa," ujarnya.

Seperti diketahui, lima jurnalis bersama dua kru kapal dan satu pemandu hilang kontak saat melakukan liputan erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Senin (7/9/2026).

Kelima jurnalis yaitu, Muhammad Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (Fotografer lepas).

Sedangkan dua kru kapal dan satu pemandu, yakni, Warta (kapten kapal), Sukarman (anak buah kapal), dan Heriyanto (pemandu).



(ihc/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads