Cegah Karhutla, Polsek Panceng Rangkul Pengelola Hutan dan Warga

Cegah Karhutla, Polsek Panceng Rangkul Pengelola Hutan dan Warga

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Sabtu, 12 Sep 2026 17:00 WIB
Anggota Polsek Panceng Gresik melakukan upaya pemadaman karhutla
Anggota Polsek Panceng Gresik melakukan upaya pemadaman karhutla (Foto: Dok. Istimewa)
Gresik -

Polres Gresik terus melakukan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kali ini, jajaran Polsek Panceng menggandeng masyarakat dan pengelola kawasan hutan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Kegiatan sambang dan koordinasi tersebut digelar di Petak 88 RPH Panceng, wilayah LMDH Sumber Lestari, Dusun Larangan, Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Sabtu (12/9/2026). Bhabinkamtibmas Polsek Panceng bersama sejumlah pihak terkait mengajak warga ikut menjaga kawasan hutan dari ancaman karhutla.

Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas Polsek Panceng Bripka Ahmad Wahyu Afrian, S.H., berdialog langsung dengan masyarakat sekitar hutan, pengelola kawasan hutan, tokoh agama, hingga anggota Paguyuban Warung sekitar Hutan Panceng atau Magersari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Warga juga diimbau tidak melakukan pembakaran sembarangan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

ADVERTISEMENT

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan. Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama," ujar Bripka Ahmad Wahyu Afrian.

Kegiatan tersebut turut dihadiri RPH Panceng BKPH Kranji KPH Tuban Edi Purwono, tokoh agama Kyai Kholili, Sri Kurniasih dari LBH Panceng, staf PT KTM Shohibi, serta staf PT WDM Rohman. Puluhan warga masyarakat hutan dan anggota Paguyuban Warung sekitar Hutan Panceng (Magersari) juga mengikuti kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan sambang dan komunikasi langsung ini, kepolisian berharap sinergi antara aparat, pengelola hutan, dan masyarakat semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kecamatan Panceng.



(ihc/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads