Tangis histeris pecah saat seorang ibu menjemput jenazah anaknya yang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Martadinata, Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik.
Dari video yang beredar, sang ibu menangis histeris melihat anaknya yang tergeletak di jalan usai mengalami kecelakaan.
Tangis histeris sang ibu pecah lantaran kehilangan anaknya secara mendadak akibat kecelakaan tersebut membuat keluarga korban terpukul. Pihak kepolisian telah melakukan evakuasi jenazah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi yang dihimpun detikJatim, korban diketahui bernama Muhammad Firhan Putra Eka Mashudi. Pemuda tersebut meninggal dunia setelah sepeda motor Honda ADV bernopol W 4388 FQ yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan truk trailer Hino bernopol W 8749 UK.
"Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB," kata Kasat Lantas Polres Gresik AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie, Jumat (11/9/2026).
Hariyazie menjelaskan, korban saat itu mengendarai sepeda motornya dari arah timur menuju barat (Manyar menuju Bungah). Saat di lokasi kejadian, korban diduga tidak dapat menguasai setir hingga sepeda motornya oleng ke kanan dan terjatuh.
"Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk trailer Hino yang dikemudikan Murniyanto. Truk tersebut bergerak dari arah sebaliknya," jelasnya.
"Kecelakaan tersebut tidak dapat dihindari. Akibatnya, pengendara motor meninggal dunia dilokasi kejadian," lanjut Hariyazie.
Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan.
"Untuk sementara masih kami lakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Kami juga melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab kecelakaan," ujarnya.
Hariyazie mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan maupun kemampuan berkendara sebelum melintas di jalan raya.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi dan kecepatan saat berkendara. Keselamatan harus menjadi prioritas," pungkasnya.
