Jembatan Buk Wedi yang ada di jalur pantai utara (pantura) Kota Pasuruan dibuka setelah ditutup total lebih dari enam bulan selama masa pembangunan. Jalur utama Surabaya-Banyuwangi kini kembali normal.
Jembatan di Jalan Raya Ir H Juanda Kota Pasuruan ini resmi dibuka Kamis (10/9/2026).
"Resmi dibuka pukul 06.00 WIB tadi. Sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi," kata Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Amrullah Setiawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikJatim, kendaraan-kendaraan besar, mobil pribadi, mobil penumpang umum, bus hingga motor telah melintasi jembatan. Jalan Raya Ir H Juanda juga mulai tampak kepadatan. Namun demikian, arus terlihat lancar.
Selama penutupan jembatan, semua kendaraan dialihkan ke jalur lingkar selatan (JLS) Kota Pasuruan. Kendaraan juga diimbau lewat tol agar tidak terjadi penumpukan di JLS.
Jembatan Buk Wedi yang baru terlihat jauh lebih kokoh dan mulus. Jembatan ini dibangun dengan elevasi yang lebih tinggi sekitar 3 meter dari eksisting aspal semula.
Berbagai fasilitas pendukung juga dibangun. Diantaranya drainase, jalan khusus ke permukiman hingga jalur evakuasi.
Desain baru dengan posisi yang lebih tinggi tersebut sengaja dirancang untuk memperlancar aliran Sungai Petung yang berada di bawah jembatan. Dengan demikian, aliran air diharapkan bisa lebih leluasa menuju hilir sehingga risiko banjir tahunan yang kerap melanda kawasan sekitar dapat ditekan secara signifikan.
"Dengan selesainya jembatan, potensi banjir yang sering terjadi saat musim hujan bisa berkurang signifikan," kata Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan, Hermanto.
