Pak Yes Dorong Mahasiswa Baru INSA Jadi Generasi Religius-Berdaya Saing

Pak Yes Dorong Mahasiswa Baru INSA Jadi Generasi Religius-Berdaya Saing

Eko Sudjarwo - detikJatim
Rabu, 09 Sep 2026 20:40 WIB
Pak Yes saat isi kuliah umum dalam rangka Pengenalan Budaya Akademik bagi mahasiswa baru INSA
Pak Yes saat isi kuliah umum dalam rangka Pengenalan Budaya Akademik bagi mahasiswa baru INSA. (Foto: Istimewa)
Lamongan -

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mendorong mahasiswa baru Institut Agama Islam Sabilillah (INSA) Lamongan untuk menjadi generasi religius, berjiwa entrepreneur, dan memiliki daya saing. Hal itu disampaikan Yuhronur saat memberikan kuliah umum dalam rangka Pengenalan Budaya Akademik bagi mahasiswa baru INSA, Rabu (9/9/2026).

Dalam kesempatan itu, bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut memberi kuliah umum dengan mengangkat tema 'Membangun Generasi Religius, Berjiwa Entrepreneur dan Berdaya Saing'. Pak Yes menekankan pentingnya mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi perubahan zaman yang berlangsung cepat.

Menurut Yuhronur, Lamongan memiliki potensi besar untuk berkembang. Namun, potensi tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sesungguhnya punya potensi besar untuk Lamongan ini terhadap masa depan yang akan kita hadapi. Namun demikian, kita memerlukan skill, pengetahuan, dan keterampilan dalam rangka untuk terus beradaptasi dan meningkatkan daya saing," kata Yuhronur.

Pak Yes mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. INSA Lamongan diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan, karakter, dan kompetensi sebelum terjun ke masyarakat.

ADVERTISEMENT

Yuhronur juga mengapresiasi Yayasan Sabilillah yang ikut berkontribusi dalam pengembangan sektor pendidikan di Lamongan. Menurutnya, bertambahnya jumlah perguruan tinggi dapat memberikan dampak terhadap perkembangan suatu daerah.

"Karena kita buktikan bahwa dengan semakin banyaknya kampus di suatu daerah juga berkorelasi terhadap kemajuan sebuah daerah tersebut," ujarnya.

Dia menilai program studi yang dikembangkan INSA Lamongan juga memiliki relevansi dengan kebutuhan masyarakat. Di antaranya bidang ketahanan keluarga dan ekonomi syariah.

"Fakultas-fakultas ini sangat cocok sekali dengan pembentukan karakter dan peningkatan daya saing. Ada ketahanan keluarga, ada juga ekonomi syariah yang tentu ini sesuai dengan apa yang menjadi potensi dan tantangan masyarakat Lamongan ke depan," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Sabilillah Lamongan, H Ongki Wijaya Ismail Putra mengatakan, sekitar 300 mahasiswa telah mendaftar di INSA Lamongan. Jumlah tersebut disebut telah sesuai dengan kapasitas maksimal yang ditargetkan kampus pada tahun pertama.

Ongki menegaskan kampus tidak ingin hanya menjadi tempat mahasiswa menjalani kegiatan perkuliahan. Kualitas pendidikan, integritas, dan kejujuran menjadi prinsip yang ingin ditanamkan kepada seluruh civitas akademika.

"Yang kami tekankan adalah satu, kualitas. Yang kedua, integritas dan kejujuran. Sehingga yang kami harapkan nantinya, baik jalannya perkuliahan, tenaga pendidik maupun mahasiswa dalam menjalani perkuliahan bisa dengan semaksimal mungkin," kata Ongki.

Menurutnya, pendidikan di INSA tidak hanya diarahkan pada penguasaan ilmu agama dan akademik. Mahasiswa juga akan dibekali dengan wawasan entrepreneurship dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Kami membangun universitas ini tidak hanya nantinya membekali mahasiswa dengan ilmu agama, tetapi kami juga mendasari para mahasiswa kita dengan kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ongki berharap lulusan INSA Lamongan nantinya tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Yayasan Sabilillah, lanjut Ongki, berkomitmen melanjutkan kegiatan pendidikan dan syiar ilmu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lamongan.

"Harapan ke depan kami sederhana. Insya Allah kami akan terus-menerus melakukan kegiatan-kegiatan syiar ilmu, kegiatan-kegiatan pendidikan yang nantinya kami harapkan menjadi pelita pencerah bagi masyarakat Lamongan," pungkasnya.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads