Kebakaran TWA Ijen Meluas, 20,75 Hektare Hutan Lindung Hangus

Kebakaran TWA Ijen Meluas, 20,75 Hektare Hutan Lindung Hangus

Eka Rimawati - detikJatim
Rabu, 09 Sep 2026 20:10 WIB
KPH Banyuwangi Barat memasang papan peringatan bahaya kebakaran hutan.
KPH Banyuwangi Barat memasang papan peringatan bahaya kebakaran hutan.(Foto: Istimewa)
Banyuwangi -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang bermula dari kawasan Merapi Ungup-Ungup meluas hingga ke Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Api merembet dan membakar sekitar 20,75 hektare kawasan hutan lindung yang berada di bawah naungan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat.

Administratur (ADM) KPH Banyuwangi Barat Enny Handhayany membenarkan api telah memapar area kerja mereka, khususnya di Petak 1D Hutan Lindung yang berbatasan langsung dengan Cagar Alam (CA) Ungup-Ungup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 20,75 hektare. Lokasi berada di ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), sehingga petugas harus bekerja ekstra keras di lapangan," ujar Enny, Rabu (9/9/2026).

Menghadapi medan curam di ketinggian tersebut, tim gabungan Perhutani diterjunkan langsung ke lokasi untuk memadamkan titik api secara manual sekaligus membuat sekat bakar (firebreak) guna menghentikan penyebaran api agar tidak meluas ke area hutan lainnya.

ADVERTISEMENT

Sebagai langkah antisipasi berulangnya bencana serupa, KPH Banyuwangi Barat telah menyiapkan serangkaian strategi mitigasi pencegahan karhutla di antaranya, memasang papan peringatan bahaya kebakaran di titik-titik strategis yang mudah terlihat oleh masyarakat, memberikan edukasi bahaya karhutla secara tatap muka saat bertemu warga maupun dalam forum masyarakat.

"Kami juga mengandalkan komunikasi intensif bersama tokoh masyarakat dan instansi terkait tingkat kabupaten hingga kecamatan melalui grup WhatsApp khusus agar penanganan api dapat dilakukan secepat mungkin sebelum membesar," tambahnya.

Enny menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan di kawasan lereng Ijen tersebut.

"Kami mengimbau keras seluruh masyarakat untuk tidak membuat api di dalam hutan atau lahan. Pastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang. Jika melihat adanya titik api, segera laporkan ke petugas terdekat dan ikut berpartisipasi dalam upaya pemadaman awal," pungkas Enny.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads