Kemacetan lalu lintas yang mengular hingga belasan kilometer di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, selama dua pekan terakhir mulai ditangani. Polresta Banyuwangi bersama instansi terkait menyepakati pengerahan kapal berkapasitas besar serta optimalisasi Dermaga Bulusan untuk mengurai penumpukan kendaraan angkutan barang dan penumpang.
Langkah darurat hingga jangka panjang itu dirumuskan dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Command Center Polresta Banyuwangi, Senin (7/9/2026). Antrean kendaraan yang terjadi selama 14 hari terakhir disebut dipicu keterbatasan kapasitas kapal serta revitalisasi dermaga yang masih berlangsung, sehingga berdampak pada aktivitas ekonomi dan biaya logistik.
Sebagai solusi cepat, ASDP menyiagakan KMP Jatra yang mampu mengangkut hingga 120 kendaraan dalam sekali perjalanan. Di saat bersamaan, tim teknis diterjunkan untuk mengkaji kelayakan Dermaga Bulusan sebagai pelabuhan alternatif penyeberangan Jawa-Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolresta Banyuwangi Kombes Rofiq Ripto Himawan menegaskan integrasi penanganan di darat dan laut menjadi kunci untuk mengatasi kepadatan kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Ketapang.
"Akan hadir KMP Jatra yang mampu menampung sekitar 120 kendaraan. Selain itu, ada tim survei geometri untuk mengecek bagaimana operasional Dermaga Bulusan dapat kita optimalkan," ujar Kombes Rofiq Ripto Himawan, Rabu (9/9/2026).
Kombes Rofiq menambahkan, rekayasa lalu lintas di darat juga telah disiapkan melalui tim urai, kantong parkir atau buffer zone, serta personel bantuan dari Polda Jatim. Langkah tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengurai kepadatan saat ini, tetapi juga mengantisipasi lonjakan arus kendaraan saat libur Natal dan Tahun Baru.
"Langkah-langkah yang kita siapkan ini bukan hanya untuk menyelesaikan kepadatan yang terjadi saat ini, tetapi juga antisipasi jangka panjang. Ke depan, fasilitas pelabuhan harus kita perbaiki agar kapal-kapal lebih besar bisa bersandar," tegasnya.
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau tetap tertib serta memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 jika membutuhkan bantuan darurat di jalur yang mengalami kemacetan. Usai rapat, rombongan Forkopimda langsung meninjau kondisi fisik Dermaga Bulusan untuk memastikan percepatan operasional pelabuhan pendukung tersebut.
(auh/hil)
