Pemkab Sidoarjo Akan Bentuk Satgas Awasi MBG

Pemkab Sidoarjo Akan Bentuk Satgas Awasi MBG

Suparno - detikJatim
Rabu, 09 Sep 2026 16:45 WIB
Bupati Sidoarjo Subandi
Bupati Sidoarjo Subandi (Foto: Istimewa)
Sidoarjo -

Bupati Sidoarjo Subandi akan membentuk satuan tugas (satgas) untuk memperkuat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satgas tersebut akan mengawasi seluruh tahapan pelaksanaan MBG, mulai dari bahan makanan tiba hingga makanan didistribusikan kepada penerima manfaat.

Hal itu disampaikan Subandi saat memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda Sidoarjo, Forkopimka, seluruh koordinator wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Sidoarjo, serta Koordinator Wilayah KPPG Surabaya di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (8/9/2026).

Subandi mengatakan MBG merupakan salah satu program strategis nasional yang harus didukung bersama. Namun, dukungan tersebut harus dibarengi dengan pengawasan agar makanan yang diterima masyarakat benar-benar aman dan berkualitas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Satgas Kabupaten Sidoarjo akan kita bentuk. Kita harus tahu proses MBG. Mulai bahan datang, pengolahan, penyelesaian masakan, pengemasan, sampai pengiriman," kata Subandi dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).

Menurut Subandi, terdapat sejumlah hal yang harus menjadi perhatian dalam pelaksanaan MBG. Di antaranya kesiapan dan kapasitas SPPG, kualitas bahan makanan, keamanan pangan, distribusi, penerima manfaat hingga pelayanan dan komunikasi kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

Dia menegaskan pengawasan tidak cukup hanya dilakukan melalui koordinasi. Setiap SPPG juga harus menjalankan kegiatan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

"Kalau ada kegiatan, perizinan harus dilakukan terlebih dahulu. Kita harus memastikan apakah SPPG itu layak atau tidak. Jangan sampai kegiatan sudah berjalan, izinnya baru dijalankan," tegasnya.

Subandi juga meminta pengelola SPPG lebih ketat dalam melakukan pemeriksaan bahan makanan. Bahan yang kondisinya sudah tidak memenuhi standar diminta tidak digunakan untuk memasak.

"Kalau bahannya tidak bagus, jangan digunakan. Jangan sampai bahan yang tidak bagus tetap diolah, akhirnya yang menjadi korban adalah masyarakat dan pemerintah," ujarnya.

Pengawasan, lanjut Subandi, harus dilakukan sejak bahan makanan diterima. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan pada proses pengolahan, pengemasan hingga pendistribusian.

Dengan pengawasan menyeluruh tersebut, ia berharap potensi persoalan dalam pelaksanaan MBG bisa segera diketahui dan ditangani sebelum berdampak kepada penerima manfaat.

Selain bahan makanan, kondisi sanitasi SPPG menjadi perhatian Pemkab Sidoarjo. Subandi meminta seluruh SPPG diperiksa untuk memastikan lingkungan pengolahan makanan memenuhi standar kelayakan.

Bahkan, pemeriksaan ulang tetap perlu dilakukan terhadap SPPG yang telah menyelesaikan proses perizinannya.

"Yang izinnya sudah selesai juga dicek kembali, apakah sanitasinya layak atau tidak. Ini penting untuk menjaga kesehatan," jelasnya.

Subandi berharap satgas yang nantinya dibentuk dapat melakukan pengawasan secara terkoordinasi dengan melibatkan perangkat daerah terkait hingga tingkat kecamatan dan desa.

"Program Pak Presiden ini harus sukses di Sidoarjo. Kita harus bersama-sama mendampingi dan memastikan program ini berjalan dengan baik," pungkas Subandi.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads