Sebuah karangan bunga dengan pesan satir mendadak mencuri perhatian di halaman Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
Bukan ucapan untuk pengadilan, karangan bunga itu justru berisi pesan selamat atas kehamilan seorang perempuan bernama Irene Angelita Rugian, sekaligus ucapan terima kasih yang disebut berasal dari seorang istri sah kepada perempuan yang diklaim telah menjaga suaminya.
Berikut fakta-faktanya:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Karangan Bunga Muncul di Halaman PN Surabaya
Karangan bunga dengan pesan bernada satir itu diketahui berada di halaman PN Surabaya pada Senin (7/9/2026) pagi dan langsung menarik perhatian pengunjung, pekerja, hingga warga yang melintas di sekitar lingkungan pengadilan. Keberadaannya juga menjadi perhatian awak media yang berada di lokasi karena isi pesannya berbeda dari karangan bunga yang biasanya dikirim untuk pengadilan.
Pada papan karangan bunga itu tertulis pesan yang ditujukan kepada Irene Angelita Rugian.
"Selamat atas kehamilannya Irene Angelita Rugian. Terima kasih sudah menjaga suami saya" Dari: Istri Sah Suami.
2. Isinya Ucapan Selamat Hamil untuk Irene
Pesan pada karangan bunga tersebut secara terang menyebut nama Irene Angelita Rugian dan berisi ucapan selamat atas kehamilan, sebelum dilanjutkan dengan kalimat bernada satir berupa ucapan terima kasih karena disebut telah menjaga suami si pengirim.
Identitas perempuan yang disebut Irene serta hubungan dengan pria yang dimaksud dalam pesan tersebut belum mendapat penjelasan dari pihak-pihak terkait.
3. Karangan Bunga Tak Lama Berada di PN Surabaya
Karangan bunga tersebut tidak bertahan lama berada di halaman PN Surabaya karena belum sampai hitungan jam sudah dipindahkan oleh petugas keamanan.
Meski demikian, kemunculannya sempat menjadi perhatian orang-orang yang berada di lingkungan PN Surabaya sebelum akhirnya karangan bunga itu tidak lagi berada di lokasi.
4. PN Surabaya Tegaskan Karangan Bunga Tak Berkaitan dengan Pengadilan
Humas PN Surabaya Pujiono membenarkan adanya karangan bunga tersebut, tetapi memastikan pesan yang tertulis di dalamnya tidak berkaitan dengan hakim, karyawan, maupun pekerja di lingkungan PN Surabaya. Menurutnya, karangan bunga itu dikirim oleh pihak luar untuk seseorang yang memang biasa datang ke PN Surabaya.
"Tidak ada hubungan dengan PN, Mas," kata Pujiono saat dikonfirmasi detikJatim, Selasa (8/9/2026).
5. Sosok Pengirim Karangan Bunga Belum Diketahui
Hingga kini belum diketahui siapa sosok yang mengirim karangan bunga tersebut karena pada papan hanya tercantum keterangan "Istri Sah Suami" sebagai pihak pengirim, tanpa nama maupun identitas lain yang dapat menunjukkan siapa pengirim sebenarnya. Pihak PN Surabaya juga tidak memberikan informasi mengenai identitas pengirim ataupun alasan karangan bunga itu ditujukan kepada Irene.
"Orang luar kirim karangan bunga untuk orang yang biasa ke PN," kata Pujiono.
6. Sosok Suami yang Dimaksud Juga Belum Terungkap
Selain identitas pengirim, belum ada keterangan resmi mengenai pria yang disebut sebagai suami dalam pesan tersebut sehingga hubungan antara pria itu dengan Irene maupun pengirim karangan bunga belum dapat dipastikan.
Informasi mengenai kehamilan yang tertulis dalam karangan bunga juga masih sebatas pesan yang dicantumkan pengirim dan belum mendapatkan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.
7. Karangan Bunga Kini Sudah Tak Terlihat
Karangan bunga yang sempat mencuri perhatian di halaman PN Surabaya tersebut kini sudah tidak terlihat setelah dipindahkan petugas keamanan tidak lama setelah berada di lokasi.
Simak Video " Menikmati Makan Malam Lezat di Restoran Hotel Mewah Surabaya "
[Gambas:Video 20detik] (irb/hil)
