Kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, masih berlangsung hingga hari ke-13. Petugas gabungan masih berjibaku memadamkan api yang membakar kawasan hutan.
Puluhan personel gabungan dari TNBTS, TNI, Polri, BPBD, dan relawan diterjunkan untuk melakukan pemadaman. Saat ini jumlah titik api mulai berkurang.
Dari sebelumnya terdapat empat titik api, kini hanya tersisa satu titik kebakaran yang berada di kawasan Watu Pecah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di lokasi tersebut, petugas masih melakukan pemadaman secara manual. Mereka menggunakan ranting pohon untuk memukul dan memadamkan titik api.
"Titik api sudah mulai berkurang, saat ini tinggal di kawasan Watu Pecah," ujar Kabag TU Balai Besar TNBTS Bambang Suryono kepada detikJatim, Senin (7/9/2026).
Selain pemadaman, petugas melakukan penyekatan untuk mencegah api merambat dan meluas ke kawasan hutan di sekitarnya.
Dandim 0821 Lumajang Letkol Arh Anton Subandhi mengimbau seluruh pihak ikut menjaga kawasan hutan TNBTS dari ancaman kebakaran.
"Kami menghimbau agar meningkatkan potensi kebakaran di TNBTS. Mari kita semua jaga kelestarian hutan TNBTS sebagai sumber kehidupan dan merugikan lingkungan dan kelangsungan ekosistem," ujar Anton.
Upaya pemadaman masih menghadapi sejumlah kendala. Medan yang terjal serta lokasi sumber air yang jauh menjadi tantangan tersendiri bagi petugas untuk menjangkau dan memadamkan api.
