Sederet Kendala Padamkan Karhutla Gunung Ijen

Sederet Kendala Padamkan Karhutla Gunung Ijen

Faiq Azmi - detikJatim
Senin, 07 Sep 2026 15:35 WIB
Kebakaran Gunung Ijen Meluas
Kebakaran Gunung Ijen Meluas/Foto: Eka Rimawati/detikJatim
Banyuwangi -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda kawasan Gunung Ijen hari ini. BPBD Jatim mengungkap sulitnya memadamkan karhutla di Gunung Ijen.

"Kita tahu bahwa wilayah Ijen ini sangat rentan karena wilayah yang terbakar adalah daerah tebing dan juga angin yang sangat kencang. Ini juga yang mempengaruhi kesulitan tim darat untuk melakukan pemadaman," kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto di Surabaya, Senin (7/9/2026).

Gatot juga menyebut, cuaca di Gunung Ijen sering berubah-ubah. Bahkan, kecepatan angin sangat kencang dan mempengaruhi pemadaman menggunakan water bombing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sering terganggunya operasional helikopter pada saat water bombing. Karena cuacanya sering berubah dan anginnya kencang," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Gatot menyebut, saat ini titik api di Gunung Ijen banyak ditemukan di tebing-tebing gunung. Hal ini menyulitkan pemadaman melalui jalur darat.

"Tadi saya sampaikan bahwa di wilayah Ijen yang terbakar adalah daerah tebing yang curam, sehingga dengan adanya angin yang kencang dan tidak tersentuhnya oleh tim darat, sehingga ini mempercepat penyebaran titik api. Tetapi untuk pendataan perlu dilakukan pemetaan dengan drone, dan itu belum bisa dilakukan karena kekhawatiran sinyal hilang dan drone-nya bisa jatuh di situ," bebernya.

Sejauh ini, Gatot mengungkap luasan lahan di Gunung Ijen yang terbakar yakni 20 hektare (Ha). Data tersebut masih berpotensi bertambah karena pendataan terus dilakukan

"Hingga hari ini data masih tetap, daerah yang mengalami dampak kebakaran sebanyak 20 hektare. Ini bisa berkembang datanya karena memang belum dilakukan pemetaan kembali," tandasnya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads