5 Penerbangan Malang-Jakarta Kena Imbas Erupsi Anak Krakatau

5 Penerbangan Malang-Jakarta Kena Imbas Erupsi Anak Krakatau

Muhammad Aminudin - detikJatim
Senin, 07 Sep 2026 11:15 WIB
Bandara Abdulrachman Saleh Malang
Bandara Abdulrachman Saleh Malang/Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim
Malang -

Erupsi Gunung Anak Krakatau melumpuhkan jalur penerbangan udara. Pembatalan penerbangan dari Bandara Abdulrachman Saleh Malang menuju Jakarta berlanjut hingga Senin (7/9/2026), akibat ancaman sebaran abu vulkanik yang membayangi langit ibu kota.

Dari total lima rencana penerbangan rute Malang-Jakarta hari ini, tiga di antaranya sudah resmi dibatalkan.

Sementara dua penerbangan tersisa masih menggantung, menunggu perkembangan kepulan abu vulkanik di kawasan penerbangan Jakarta hingga siang nanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh Malang, Purwo Cahyo Widhiatmoko mengatakan, pihaknya terus memantau situasi ruang udara, khususnya di area tujuan penerbangan.

ADVERTISEMENT

"Iya betul, hari ini ada lima penerbangan. Dari lima itu, tiga penerbangan kondisinya cancel, dua penerbangan masih menunggu informasi lebih lanjut yang siang," kata Purwo saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2026).

Purwo menjelaskan seluruh operasional di Bandara Abdulrachman Saleh saat ini memprioritaskan rute Jakarta-Malang-Jakarta.

Pembatalan terpaksa dilakukan demi keselamatan penerbangan, mengingat potensi bahaya abu vulkanik yang terdeteksi di sekitar Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

"Kondisinya di bandara Cengkareng kayaknya masih ada abu vulkanik," ungkapnya.

Gangguan ini melanjutkan tren pembatalan dari hari sebelumnya. Pada Minggu (6/9/2026) kemarin, seluruh penerbangan menuju Jakarta menyapu bersih keputusan batal.

Maskapai yang terdampak meliputi empat jadwal penerbangan Batik Air serta satu penerbangan Citilink, baik tujuan Bandara Soekarno-Hatta maupun Bandara Halim Perdanakusuma. Imbasnya, sebanyak 1.110 penumpang gagal terbang pada hari itu.

Meski demikian, Purwo menegaskan kawasan Bandara Abdulrachman Saleh Malang sendiri hingga saat ini masih terbebas dari bahaya abu vulkanik.

Operasional bandara tetap dibuka seperti biasa. "Kalau di Bandara Malang sampai dengan saat ini aman, tidak ada abu vulkanik. Kondisi masih buka di Malang," tegas Purwo.

Bagi para penumpang terdampak, penanganan terkait tiket sepenuhnya diserahkan kepada pihak maskapai. Petugas di lapangan telah disiagakan untuk melayani proses pengembalian dana (refund) maupun penjadwalan ulang (reschedule).

"Itu domainnya teman-teman maskapai. Jadi ada yang reschedule, ada yang minta kembali atau refund, itu dilayani teman-teman airlines," pungkasnya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads